Melalui tulisannya di KOMPAS, 9-1-25, Mas Sukidi menggugah kita untuk tdk putus asa, mencari cahaya di tengah kegelapan. Untuk Indonesia yg lbh kita tak cukup mencari secercah cahaya tetapi hrs berusaha menjadi cahaya, betapapun kecilnya, di tengah kegelapan yg mungkin melanda.
Bnyk lembaga pendidikan formal swasta, termasuk ponpes, yg mempunyai sekolah mengeluh. Guru2 yang mereka angkat sbg pegawai tetap swastsvdari bawah bnyk yg ikut test menjadi pegawai pemerintah dgn status PPPK. Mereka yg lulus test kemudian diangkat dan dipindah ke sekolah2 negeri. Lembaga swasta dan ponpes jadi kehilangan guru2 terbaiknya, mereka menjerit. Apa tidak sebaiknya, biar peran serta masyarakat melalui sekolah swasta berjalan baik, guru2 yg lulus test PPPK tetap ditugaskan di swasta? Zaman Orba dulu banyak guru dan dosen negeri yg dipekerjakan sbg guru dan dosen swasta. Pegawai tetap swasta yang PNS yg disebut "dipekerjakan" sedangkan PNS yg tugas sementara (dlm waktu tertentu) di swasta disebut "diperbantukan". Kasihan, Pak, setiap ke ponpes selalu muncul keluhan "kehilangan banyak guru".
DOWNLOAD PDF
TEKNIK TANAM MELON HIDROPONIK JEPANG ALA DRONE EMPRIT
Rahasia sudah dibuka seterang-terangnya. Mulai dari persiapan, hingga panen, dan benefitnya seperti "diplomasi melon".
Yang tertarik, silahkan download, share, reproduce. Open source!
https://t.co/udnwsCrvh1
TEKNIK TANAM MELON HIDROPONIK JEPANG ALA DRONE EMPRIT
Hanya dengan 6 pohon melon, setelah 2.5 bulan, anda bisa panen 80 buah melon selama 2 bulan berikutnya. Seru kan?
Ingin tahu rahasianya? Simak sampai akhir. Semua dikupas tuntasss...
>>
Ikhwanul Muslimin & Hizbut Tahrir itu kantor pusatnya di London. Pendanaannya banyak ngalir dari Eropa dgn cara berliku. Mereka mengakselerasi gerakan "Tegaknya Khilafah" di negara2 dgn populasi mayoritas Muslim. Ironisnya, banyak yg percaya bahwa ini demi kebangkitan Islam. Bro, operasi intelijen Barat itu halus macam bedak..
Pada sadar gak? umat Islam ini mau dipaksa mundur oleh negara2 Barat agar kita percaya bahwa referensi paling ideal itu adalah sistem politik masa lalu. Supaya apa? Supaya umat Islam ini ndak maju-maju. Karena mereka tahu, persoalan "Khilafah" inilah yg membuat negara2 Arab terpecah belah. Padahal mereka memiliki suku dan bahasa yg sama.
Umat Islam di Indonesia hari ini jadi sasaran operasi sejenis, sama seperti yg pernah dilakukan oleh Inggris dan Perancis di Timur Tengah. Kita ingin dipecah belah dengan bius narasi: "solusi semua ini adalah Khilafah" dan "Khilafah adalah masa keemasan Islam yg harus dikembalikan".
Di Arab yg homogen, pihak Barat dulu memecah belah dgn narasi "pemberontakan kepada Khilafah", di Indonesia yg heterogen mereka menggunakan pola sebaliknya, "kembali kepada Khilafah". Dalam teori intelijen ini namanya, "contrarium operatio exemplaris". Narasinya beda, tapi tujuannya sama: memecah belah!
Jelas2 ini jebakan "betmen". Negara2 Barat ingin melesat ke depan, dan umat Islam difasilitasi untuk terus terobsesi mundur ke abad pertengahan.
Mosok punya kepekaan dan kesadaran sesederhana gini aja susah amat sih?