Anggaran program MBG thn 2025 Rp85,27 triliun, thn 2026 meningkat menjadi Rp268 triliun.
Program MBG dijadikan Ladang Korupsi Pejabat atau pegawai BGN.
Dadan: Satukan Aksi, Basmi Korupsi.
Ternyata dia sendiri Ahli Korupsi
Kan Nadiem Menterinya…
Lah, Jokowi kan Presidennya…?
Menteri Korupsi ya dihukum berat, tapi tak ada visi misi Menteri, yang ada visi misi Presiden.
Nadiem tumbal kan anak buahnya, kalau Jokowi..?
Koruptor & Buzzer sama-sama harus dibasmi, karena sama-sama Monyet..!!🐒
Anggaran program MBG thn 2025 Rp85,27 triliun, thn 2026 meningkat menjadi Rp268 triliun.
Program MBG dijadikan Ladang Korupsi Pejabat atau pegawai BGN.
Dadan: Satukan Aksi, Basmi Korupsi.
Ternyata dia sendiri Ahli Korupsi
Anggaran program MBG thn 2025 Rp85,27 triliun, thn 2026 meningkat menjadi Rp268 triliun.
Program MBG dijadikan Ladang Korupsi Pejabat atau pegawai BGN.
Dadan: Satukan Aksi, Basmi Korupsi.
Ternyata dia sendiri Ahli Korupsi
Anggaran program MBG thn 2025 Rp85,27 triliun, thn 2026 meningkat menjadi Rp268 triliun.
Program MBG dijadikan Ladang Korupsi Pejabat atau pegawai BGN.
Dadan: Satukan Aksi, Basmi Korupsi.
Ternyata dia sendiri Ahli Korupsi
Total Korupsi yang Terungkap:
* Suap di Imigrasi: Rp145,5 miliar
*Setoran Yayasan SPPG ke eks Ketua BGN: Rp1 miliar per hari → Total Rp513 miliar
* Belum lagi korupsi pengadaan barang yang diperkirakan mencapai Rp1 triliun jika di total sama setoran SPPG
Negara ini sudah terlalu sakit
Pejabatnya korup, pemimpinnya halu, rakyatnya kecanduan pencitraan.
Sepertinya bangsa yang besar ini memang sudah tidak terselamatkan lagi.
Siti Zuhro: Krisis Terbesar Indonesia Adalah Krisis Integritas Elite, Jumat 22 Mei 2026.
Korupsi bukan sekedar Pelanggaran Hukum, tapi Korupsi adalah pengkhianatan terbesar. Rakyat setiap hari kerja dan membayar Pajak, berharap agar Negara memberikan kehidupan yg lebih baik
Lebih tepat kongkalikong menjadi antek asing yg membuat orang2 Indonesia tersingkir di tanahnya sendiri krn banyaknya orang asing yg bisa berbisnis dan bekerja di Indonesia dgn begitu mudah tanpa syarat2 imigrasi yg ketat, cukup bayar jatah preman saja.
https://t.co/MFRIsM0HOD
Naniek S Deyang lebih berbahaya dibanding seribu Prabowo. Sebab Capres datang dan pergi, namun orang seperti Naniek S Deyang akan tetap bertahan dan menempel pada inang yg baru
Naniek S Deyang ini lebih bertanggung jawab dibanding Ratna sendiri. Dialah otak dibalik hoax kisah penganiayaan Ratna. Dialah yg secara terencana menceritakan secara detail kisah bohong tersebut sehingga publik percaya seolah2 itu kejadian beneran