Mohon maaf nih pak Maruli, TNI aja beli celana dalam masih pake duit rakyat, ya masa mengkritik dan menolak dwi fungsi TNI malah dikatain kampungan.
Orang kampungan pun punya kontribusi beliin celana dalam prajurit TNI.
#TolakRevisiUUTNI#TolakDwifungsiABRI
Siapa yang pernah
pinjam di pinjol?
Dari yang sederhana
macam paylater
buat belanja online,
hingga yang kompleks
sampai terbelit bunga?
Saya habis ngobrol
dengan seorang Financial Planner.
Ia kasih trik
bebas bayar pinjol.
Menarik, deh.
https://t.co/624jDV5xAE
Pernahkan kau lapar
dan sadar tak akan
ada penawar?
Lapar sejati
yang akan
berujung mati.
Pernah?
Jika pernah,
kau berbohong.
Karena kemiskinan
yang berkerak
seperti itu
tak pernah
menerima
pertanyaan.
Kenapa harus
pukul 18:50 usia 56, sih?
Kenapa enggak 18:18 usia 81, gitu.
Kan lebih bagus.
Akan selalu ada kenapa.
Padahal semua hal
tepat waktu.
Bye, Han.
Sugeng tindak.
Kami berdua akan nyusul.
Pasti. Kelak.
Pada waktunya.
Jangan anggap enteng setiap tanda tubuh.
Badan sehat dan bahagia itu ditandai
dengan tubuh yang terasa nyaman.
Kalau mulai enggak enak,
berarti ada sesuatu.
Dengarkan. Simak. Lakukan sesuatu.
Kita enggak pernah tahu
kapan "terlambat" itu datang....
Apa yang kita lihat
dan baca di medsos,
adalah sudut pandang
orang-orang.
Setiap sudut pandang,
punya latar belakang
ceritanya sendiri.
Punya agendanya sendiri.
Kalau kita berhasil
menyelesaikan tugas,
atau dianggap sudah
menyelesaikan tugas
lalu boleh pulang,
tentu kita senang.
Barangkali itulah
yang terjadi pada
kematian....
Hoax tidaknya sebuah kabar,
belum tentu karena
fakta salah atau bohong.
Karena fakta yang benar,
bisa menjadi hoax
ketika diberi konteks dan
sudut pandang
yang menyesatkan.
Cinta,
ketika berada di
tempat yang tepat,
akan mengada,
semakin ada,
menjejak,
menetap,
memeluk.
Erat.
Ada.
* Kupersembahkan pada semua yang baru saja ditinggal pulang pasangan hidupnya...
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
kata yang benar adalah
"feminin" BUKAN "feminim".
*menghela napas panjang....
Iya, yang benar
"napas" BUKAN "nafas".
"Pikir" BUKAN "fikir".