@taufik_q Jauh sebelum itu cuy, islam mah emang teroris, sampe ke eropa kan di rampas sama islam, makanya dibalikin sama eropa dan israel, malah ngambek wokwokwok
Gara-Gara Tetangga Beli Mobil Baru, Oknum Pemegang Kunci Nekat Buang Gembok Portal Perumahan
— Hubungan bertetangga yang seharusnya penuh dengan rasa gotong royong dan kebersamaan, tampaknya tidak berlaku di salah satu perumahan ini. Akibat diduga tersulut rasa iri, seorang oknum warga yang memegang amanah sebagai pemegang kunci perumahan nekat membuang gembok portal jalan utama. Insiden unik sekaligus miris ini memicu gelak tawa sekaligus kekesalan warga lainnya.
Peristiwa ini bermula saat salah seorang warga berinisial RM (mak-mak di komplek tersebut) baru saja membeli sebuah unit mobil baru. Kehadiran kendaraan roda empat gres di pekarangan rumah RM rupanya memancing perhatian, tak terkecuali bagi oknum tetangga yang kebetulan dipercaya menyimpulkan dan memegang kunci portal lingkungan.
Bukannya memberikan ucapan selamat atas rezeki yang didapat tetangganya, oknum pemegang kunci tersebut justru menunjukkan reaksi yang tidak terduga. Dengan nada ketus dan emosional, ia sesumbar kepada warga lain bahwa kunci gembok portal perumahan telah dibuang.
"Iya, dia bilang gembok portalnya sudah dibuang. Aneh banget, padahal kan itu fasilitas bersama. Cuma gara-gara ada yang beli mobil baru, kok malah portalnya yang jadi sasaran," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Aksi sepihak ini diduga kuat berlatar belakang rasa iri hati (social jealousy). Portal yang sejatinya berfungsi untuk menjaga keamanan wilayah dari orang asing, kini justru dijadikan alat untuk menyulitkan tetangga sendiri yang baru memiliki kendaraan.
Tindakan kekanak-kanakan ini pun langsung menjadi buah bibir di area perumahan. Banyak warga menyayangkan sikap sang pemegang kunci yang dinilai tidak dewasa dan menyalahgunakan wewenang kecil yang diamanahkan kepadanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan apakah gembok portal tersebut benar-benar dibuang ke tempat sampah atau hanya disembunyikan oleh pelaku. Warga berharap pihak pengurus RT/RW setempat segera turun tangan untuk menengahi konflik ego ini, agar akses jalan perumahan kembali normal tanpa ada drama "gembok hilang" susulan.
@taufik_q Yg mulai duluan itu hamas, gaada sejarahnya islam damai cuy, belajar lebih jauh lagi, islam itu menyebar agama dengan teror, memaksa orang lain ikut islam kalo gamau dibunuh, bealjar lebih jauh, Ottoman turki ga maju kaya dulu ya karna dikuasai islam melalui perang sampai eropa🤣
Bisa-bisanya punya ilmu menghilang. Baru saja ada, pas dicari langsung lenyap tanpa jejak. Bikin yang lihat cuma bisa garuk kepala sambil bertanya-tanya, ini trik, kebetulan, atau memang ada jurus rahasia yang belum diajarkan ke orang lain?😱😱😱
😆😆
Ceritanya ibunya mau cek in bersama pria lain kemudian ketauan sama anaknya dan di ambilah gambar, kemudian sama anaknya dikirim ke bapaknya terjadilah cekcok antara anak dan orang tuanya.
Tragedi Kemanusiaan Kasus Eno Cangkul (2016)
Dunia hukum dan publik Indonesia pernah diguncang oleh salah satu kasus kekerasan paling sadis yang menimpa seorang buruh wanita bernama Eno Farihah. Peristiwa yang terjadi di dalam kamar mess karyawan ini tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga memicu perdebatan besar mengenai keadilan hukum bagi pelaku di bawah umur.
📌 Kronologi Kejadian
13 Mei 2016: Eno ditemukan tak bernyawa oleh rekan kerjanya di dalam kamar mess yang terkunci dari luar. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan akibat penganiayaan berat menggunakan gagang cangkul.
Motif Pelaku: Pembunuhan ini dipicu oleh rasa kesal pelaku utama, Rahmat, setelah ajakannya ditolak oleh korban. Rahmat kemudian mengajak dua pelaku lain (Arifin dan Imam) untuk melakukan aksi keji tersebut secara bersama-sama.
⚖️ Vonis Pengadilan & Kontroversi Hukum
Keadilan atas kasus ini melahirkan dua keputusan hukum yang berbeda dan sempat memicu kemarahan publik:
Arifin & Imam: Dijatuhi Vonis Hukuman Mati karena tindakan mereka yang sangat sadis dan tidak manusiawi.
Rahmat Alim: Hanya dijatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara. Putusan ini diambil hakim karena status Rahmat yang saat itu secara hukum masih dikategorikan di bawah umur.
Bagaimana menurut kalian? Apakah batasan usia dalam hukum sudah adil jika dihadapkan pada tingkat kekejaman kejahatan seperti ini?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.
Mohammad, de Somalia, abusó de una menor japonesa.
La niña empezó a llorar y él la desvistió.
La policía japonesa se "encargó" de él y difundió el video para que ningún inmigrante cometiera un delito similar en el futuro.
¿Apoyas a la policía de Japón?