Orang tuh gada yg bisa berubah/dirubah, apalagi ngarep berubah setelah nikah ga bakal ada.. malah kamu haruss mikirnya sifat jelek dia pas pacaran bakal lebih parah pas habis nikah..karna real life nya sih begitu di gweh ya 🫠
@gomenkakakk tapi ada kemungkinan yang berubahnya setelah nikah ga sih kak? karena situasi dan tekanannya udah beda banget gitu... atau emg sebenernya orang-orang kek gini karakternya dari awal udah kurang baik
Lu harusnya merasa gagal jadi manusia ketika ada orang lain yang tadinya hidup baik-baik aja, secure, bahagia, disayang keluarga dan teman-temannya, tapi disitu ketemu sama lu, dia jadi pribadi yang murung dan penuh dengan trauma karena kelakuan lu.
setiap sholat, gue selalu punya doa:
“Ya Allah kalau ada yang dzolim, menyakiti dan membuatku menangis, hiburlah aku dengan hal2 duniawi karena sejatinya aku masih hidup di dunia, dan ganti air mataku dengan rezeki yang berlipat seperti uang, perhiasan, baju yang aku suka, kendaraan, tempat tinggal yang nyaman, dan kesehatan bukan untuk membalas mereka, tapi biar aku kembali tenang, bahagia, dan bisa fokus beribadah untuk mengumpulkan bekal di akhirat “
pantes ya pahala memaafkan itu tidak terbatas. bayangin kita yang ngerasain sakitnya, nangisnya, gemeterannya, emosinya, seseknya, sakit kepalanya, kena mentalnya, trus issuenya, tapi kita juga yang harus bisa memaklumi. sedangkan orang yang jadi masalahnya bisa dengan mudah hidup tenang, dan melanjutkan hidup setelahnya.