Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS Az Zumar: 53)
Diduga Aksi Pencurian Motor Beat di Kebon Jeruk, Wajah Pelaku Terekam ‼
Sebuah sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi B 6040 VVY dilaporkan hilang diduga dicuri di kawasan Jl. H. Kelik, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa pagi (12/5/2026) pukul 07.30 wib. Pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) dengan wajah cukup jelas tanpa penutup saat menjalankan aksinya.
Pemilik kendaraan mengaku telah melapor kejadian tersebut ke Polsek Kebon Jeruk, sekaligus berharap aparat kepolisian dapat segera bertindak cepat pada “golden hours” guna memperbesar peluang pengungkapan kasus sebelum jejak pelaku menghilang.
Sumber: Johan/Pendengar Elshinta
#ElshintaViral
Sejak Mei 2025 UNIFIL sudah 3x diserang Israel, tapi koq selalu tidak merespon? Rules of engagement-nya kan boleh melakukan return fire untuk self-defense, apalagi ada korban.
@PolsektroTabang @bacottetangga__ Ini bukan Delik Aduan, Bukti Video sudah jelas, Polisi bisa langsung bertindak. Polisi adalah Pelayan Publik dan digaji oleh Publik, harus proaktif jika ada Publik yang harus dilayani dan dilindungi, jangan malah pasif serba menunggu LP padahal Delik Biasa, atau malah menolak LP.
Meski sedikit tapi jika halal dan dari sumber pendapatan sendiri, insyaALLAH ALLAH akan jaga 'izzah HambaNya, sedikitpun tidak akan hina oleh hinaan para penghina, justru malah tambah mulia. Sebaliknya, para penghinalah yang akhirnya terhina. Kontan.
..Kritik, pada dasarnya, adalah bentuk partisipasi yang menjaga keutuhan dan keadilan dalam kepemimpinan. (Fathul Bari, [Lebanon: Darul Kutub Al-Ilmiyah, 1971], jilid I, halaman 184).
Seperti yang diungkapkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, kritik berfungsi untuk mengingatkan ketika pemimpin lalai, menutup kekurangan saat terjadi kesalahan, menyatukan suara rakyat di belakang mereka, dan memulihkan hubungan hati yang terpisah..
Beliau r.a menegaskan dalam Khutbahnya:
فأطيعوني ما أطعت الله فإذا عصيت الله ورسوله فلا طاعة لي عليكم
“Maka taatlah kepadaku selama aku taat kepada ALLAH. Jika saya durhaka kepada-Nya dan rasul-Nya, maka jangan taat kalian kepada saya”. (As-Suyuthi, Jam’ul Jawami’, hal 82).
Beliau r.a juga memberikan teladan dalam hal membuka ruang bagi koreksi dan evaluasi terhadap kepemimpinannya. Ia tidak menuntut masyarakat untuk taklid buta terhadap setiap kebijakannya.
Sikap bijaksana ditunjukkan oleh Sayyidina Abu Bakr Ash Shidq r.a dalam merespons kritik dari Rakyat. Beliau r.a tidak hanya terbuka terhadap masukan, tetapi juga secara terbuka mendorong agar setiap keputusan dan tindakan yang diambilnya dikomentari dan dievaluasi.