🇮🇩 1 Wakil Presiden
🇮🇩 49 Menteri
🇮🇩 59 Wakil Menteri
🇮🇩 580 Anggota DPR
🇮🇩 152 Anggota DPD
🇮🇩 2.120 Anggota DPRD Provinsi
🇮🇩 17.610 Anggota DPRD Kabupaten/Kota
TOTAL: 20.571 ORANG.
20.571 pejabat yang digaji pake uang rakyat.… SERIUSAN ga ada SATUPUN yang merasa pidato Prabowo bermasalah?
Terus rakyat disuruh percaya negara ini diisi orang-orang kompeten?
cc:albertsutopo
@senogp Klo saya pribadi suka gaya penulisan tere liye mengalir dan natural, bagi saya karya dan kehidupan personal penulis itu 2 hal yg berbeda. Terserah dikehidupan pribadinya mau ngapain aja selagi karyanya bagus tetap saya apresiasi.
*Opini pribadi
Ni orang pola pikirnya gimana ya, jelas2 itu pembelaan (harta yang dijambret) yang berujung kematian. Jambret adalah pencurian dengan kekerasan apapun itu adalah tindakan kejahatan yang sangat berbahaya.
Kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (PAN-RB), terima kasih sudah diingatkan kalau orang ini berulang-tahun. Tapi apa relevansinya dengan tugas dan tanggungjawab kalian ngurusi yang beginian? Berat betul beban bangsa ini. @gibran_tweet@prabowo
@drhaltekehalte@winonaryo Casio f91 adalah jam legend pernah dipakai obama sampai osamah bin laden. Jam murmer yang kualitasnya jauh melampaui harganya, masih pengen punya tipe ini.
@drhaltekehalte Casio jam tangan segala medan, saya dulu awal kuliah pakai casio sampe bosen bertahun2 gak ganti baterai setelah lulus bisa beli fossil karena jam ayah rusak hibahkan ke ayah karena cocok modelnya dan dari januari 2019 kembali ke casio sampe sekarang blum juga ganti baterai
🚫 SESAT PIKIR TERNAK MULYONO DALAM USAHA MELINDUNGI TUANNYA :
MULYONO SUDAH JADI PRESIDEN, GUBERNUR, WALIKOTA. UGM BILANG ASLI. 🚫
Orang-orang tertentu terus mengulangi logika sesat ini:
"Jokowi sudah jadi Presiden, Gubernur, Walikota. UGM bilang asli. Masa kalian tidak percaya?"
🚫 BANYAK YANG PERCAYA, BUKAN JAMINAN KEBENARAN! 🚫
Anda terjebak dalam LOGIKA SESAT yang paling berbahaya: "Argumentum ad Populum" atau Kebenaran Berdasarkan Konsensus.
Apa itu "Argumentum ad Populum"?
Ini adalah kekeliruan logika di mana suatu hal dianggap benar hanya karena banyak orang mempercayainya, atau dianggap salah karena banyak orang menolaknya.
Ini adalah BUNGA TIDUR LOGIKA yang berbahaya. Jabatan dan lamanya masa jabatan TIDAK SAMA dengan verifikasi hukum atas keaslian sebuah dokumen.
Mari kita urai mengapa logika ini SESAT dan MENYESATKAN:
1. SISTEM YANG BOBROK: Verifikasi Administrasi BUKAN Verifikasi Faktual
➡️ Fakta #1: KPU Hanya Menerima LEGALISIR, bukan DOKUMEN ASLI.
· Legalisir hanyalah cap dan tanda tangan yang menyatakan "salinan sesuai dengan aslinya".
· Jika dokumen aslinya PALSU, maka yang dilegalisir adalah SALINAN DARI DOKUMEN PALSU.
· Sistem ini sangat RAWAN MANIPULASI karena tidak menyentuh dokumen sumber (asli).
➡️ Fakta #2: Tidak Ada Verifikasi Faktual ke Kampus.
· KPU & Bawaslu TIDAK PERNAH mengirim petugas langsung ke kampus (contohnya UGM) untuk mengecek: "Apakah nomor ijazah ini benar-benar tercatat di arsip Anda dan atas nama calon ini?"
· Verifikasi yang dilakukan adalah ADMINISTRATIF, bukan FAKTUAL/SUBSTANSIAL. Ini adalah CELAH HUKUM yang sangat besar.
➡️ Fakta #3: Partai Pengusung Juga Abai.
· Partai politik sebagai pengusung tidak punya mekanisme untuk memverifikasi keaslian ijazah secara faktual. Mereka hanya menerima berkas dari calonnya.
2. RELASI KUASA: Setelah Berkuasa, Semakin Sulit Diungkap
➡️ Fakta #4: Dinding Kuasa yang Menghalangi Transparansi.
· Setelah seseorang menduduki jabatan tinggi, terbentuklah "dinding kuasa".
· Sangat sulit bagi lembaga manapun (termasuk KPU) untuk secara independen memeriksa ulang pemimpinnya sendiri.
· Mengakses bukti fisik ijazah asli yang seharusnya menjadi dokumen negara hampir mustahil. Ke mana dokumen itu? Mengapa tidak ditunjukkan kepada publik untuk mengakhiri semua polemik?
3. ANALOGI SEDERHANA: Supir Bus yang SIM-nya Palsu
Bayangkan seorang supir bus.
· Dia sudah 10 tahun nyetir bus tanpa kecelakaan.
· Perusahaan busnya bilang SIM-nya sah.
· Ternyata, SIM-nya adalah PALSU yang dibuat oleh oknum preman.
Pertanyaannya:
· Apakah pengalaman nyetirnya yang mulus membuktikan SIM-nya asli? TIDAK.
· Apakah pernyataan perusahaan bus membatalkan fakta bahwa SIM-nya palsu? TIDAK.
Kesimpulannya: Keahliannya (menjabat) adalah satu hal. Keaslian dokumen (ijazah/SIM) adalah hal lain yang harus dibuktikan secara TERPISAH dan INDEPENDEN.
KESIMPULAN & SERUAN:
Logika "sudah menjabat maka ijazah asli" adalah PEMBODOHAN PUBLIK tingkat tinggi. Ini adalah upaya untuk MENGGANTIKAN PROSES PEMBUKTIAN HUKUM dengan narasi popularitas dan kekuasaan.
Kami menuntut:
1. Verifikasi faktual dan independen oleh lembaga yang berwenang.
2. Transparansi dokumen. Tunjukkan ijazah asli yang dapat diverifikasi oleh publik.
3. Hentikan politik pencitraan yang mengabaikan prinsip keadilan dan kepastian hukum.
Jangan biarkan jabatan mengubur kebenarannya!
#IjazahAsliAtauBukan, #LogikaSesat, #TernakMulyono #TerMul #KPUHarusVerifikasi, #Transparansi, #FaktaBukanJabatan |