BIG BREAKING NEWS
CELIOS MENYEBUTKAN ANCAMANAN IHSG TURUN KE STANDALONE ADALAH SEBAB AKIBAT DARI AKUSISI SAHAM $BYAN OLEH HAJI ISAM
awal tahun ini (27 januari 2026) msci sudah menahan penilaiannya karena bingung siapa sebenarnya pemilik banyak saham di indonesia
sejak itu menurut bhima aturan bursa hampir tidak berubah, hanya urusan administrasi
jadi kebiasaan di pasar saham tetap seperti dulu, tidak membaik
dua contoh yang dia sebut
contoh pertama: sebuah perusahaan milik haji isam membeli saham perusahaan batu bara (byan) senilai rp26,1 triliun
bhima bilang pembelian ini tidak transparan dan tidak melindungi pemegang saham kecil
dia juga bilang ojk (pengawas keuangan) tidak memberi hukuman berat untuk hal seperti itu
contoh kedua: danantara (badan investasi milik negara) mau membeli 5 sampai 10 persen saham bursa efek indonesia
bhima bilang itu membuat bursa terlihat kurang mandiri, karena didukung negara
@vacasavy@kadesintern@pbrgmn@ArmaZulfikar@IDX_BEI Nego itu menbuahkan hasil dimana Isam mendapatkan 30% BYAN di harga 2k dengan Isam menggadai saham milik perusahaannya (JARR & PGUN) di bank Mandiri. Lalu RKAB BYAN yang ditolak ESDM langsung diterima/diturunkan.
Dri sini kita sudh tahu klo ini perampokan.
@vacasavy@kadesintern@pbrgmn@ArmaZulfikar@IDX_BEI Lalu isam nego saham BYAN dengan harga diskon 80% yang berarti di angka sktr 2k. Pihak BYAN jawabannya ambigu tp ada indikasi penolakan. Lalu RKAB BYAN dan anak²nya langsung ditolak oleh ESDM. Setelah itu nego dimulai kembali
@vacasavy@kadesintern@pbrgmn@ArmaZulfikar@IDX_BEI Kurng lbh gini.
Dalam penambangan adanya dokumen RKAB yg kepanjangannya rencana kerja dan anggaran. Fungsi RKAB ini dasar legalitas dalam proses penambangan dari awal hingga pemasarannya.
Isam mau membeli BYAN dengan harga diskom 80%. Saat itu di pasar harga sktr 12k
@IDX_BEI > BYAN dirampok
> Rampoknya make utang
> Ngutang ke BUMN
> BUMN ngutang lagi buat nalangin
Dikira market goblok ga bisa liat pattern jahat macam ini.
Wkwkwkwk
Akumulasi korban keracunan MBG hingga hari ini ⚠️
Setelah hampir 2 tahun berjalan, masalah ini masih terus berulang tanpa perbaikan mendasar.
Korban semakin banyak, namun pertanggungjawaban atas kegagalan tata kelola program ratusan triliun rupiah masih belum terlihat.
Tampak ormas GRIB terekam memukul dengan kayu, menyeret, menendang bagian kepala, berkali-kali anak SMA yang bernama Fatur yang kebetulan lewat gang di RW 7 petamburan & sudah tidak berdaya, terjadi dini hari di Petamburan 28/8/2026
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya.
Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah.
Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Salah satu contoh rente middleman.
Di negara Konoha, aturan dibikin ruwet banget. Kalau mau masuk, syaratnya bukan taat aturan. Tapi harus bayar fee.
Bukan untuk negara, masuk kantong pribadi. Kalau jaman dulu disebutnya kapitalis birokrat.
Ngeri kan?
Wokwowk kacauu. Menurut keyakinan saya, ini sumber masalahnya:
> "Saat ini informasi rating masih berasal dari mekanisme internal self-declare"
Berarti mereka dapetin data klasifikasi rating dari steam (self-declare), trus sama orang internal diklasifikasi sendiri entah pake AI dan prompt klasifikasi suka-suka internal IGRS apa gimana. Keluarlah hasil yang sekarang.
Logikanya, sejak awal Steam gak pernah ada masalah sama klasifikasi. Kok tiba-tiba sekarang ngaco sama IGRS? Ya berarti ada proses internal lagi.
> "Komdigi akan meminta klarifikasi resmi dari Steam"
Ini kebiasaan Konoha. Mereka minta data, mereka terima, mereka proses datanya, outputnya kacau, outcomesnya ribut, yang disalahin malah Steamnya.
--
So far, respon udah sangat cepat. Tapi makin nunjukin kalau ada yang bobrok dalam sistem ini. 😂😂😂
Mumpung IGRS lagi rame.
Ini gw pernah beberapa kali protes perihal isi Perpres 19/2024 perihal usulan IGRS ditajamkan dan menjadi penerimaan negara bukan pajak.
System rating yg awalnya utk awareness justru mau dijadikan senjata utk censorship dan mengendalikan aliran dana.
Gue gakan pernah lupa betapa jahatnya negara ini ke warganya yang udah berhasil ngeharumin nama Indonesia di industri game internasional.
- Menang award, pialanya dipajakin
- Dikirimin devkit gratis, dipajakin
- CD fisik game buatan sendiri, dipajakin
Gimana ga capek?
Habis ditodong sama orang pajak dengan aturan yg dibuat2 membuat gw semakin yakin untuk mulai memindahkan Toge Productions ke negara lain.
Saya sudah berusaha memajukan industri game Indonesia selama 17 tahun, tapi sepertinya harapan saya sudah pupus. I’ve tried my best.
Hari ini paling tidak 30 ambulan berdatangan ke SMAN 2 Kudus menjemput korban MBG
Pemerintah tutup mata dan bajer tetap glorifikasi MBG
Jumlah korban:
XE 1 18 anak
XE 2 9 anak
XE 3 15 anak
XE 4 23 anak
XE 5 : 8 anak
XE 6 15 anak
XE 7 : 35 anak
XE 8 20 anak
XE 9=11 anak
XE 10 : 33 anak
XE 11: 16 anak
XI F1 : 4 anak
XI F2 : 19 anak
XI F3 : 21 anak
XI F4
XI F5 20 anak
XI F6 22 anak
XI F7 : 29 siswa
XI F8 : 11 siswa
XI F9 : 19 siswa
XI F10: 6 anak
XI F11: 15 anak
XII F1 7 anak
XII F2
XII F3
XII F4: 23 anak
XII F5: 15 anak
XII F6
XII F7: 32 anak
XII F8: 12 anak
XII F9
XII F10
XII F11 : 30 anak