@Rachel_VRP < sekolah miliknya, menarik keluar ponsel di sana. Dimulailah jemari lentik berdansa di atas layar, mengetik pesan singkat untuk sang ibunda
@Rachel_VRP < tuturannya kemudian, si penyandang marga Okazaki menyetujui saran yang dilontarkan.
"Benar juga" Ujarnya. Lantas sang dara merogoh tas >
@Rachel_VRP < parasmu.
"Lupakan" Lagi-lagi pandangan dialihkan seraya mempercepat langkahnya; tangan digenggamannya pun ditepis. "Ayo kita pulang >
@Rachel_VRP Rupanya memang benar, dia yang berpikir terlalu jauh. Lantas rona merah samar-samar mulai menghiasi kedua pipinya saat melihat senyuman di >
@Rachel_VRP < memasak memang bukan salah satu keahliannya, sih.
"Hah? T-tentu saja aku bisa!" Kepala ditolehkan sedikit, dia sendiri ragu dengan >
@Rachel_VRP < ajakan yang aneh. Ini tidak masalah kan di terima?
"Memasak?" Ia mengerjap dua kali. "Oh, boleh saja" Nada ceria kembali terdengar >
@Rachel_VRP Lagi-lagi hal yang berbeda berhasil membangkit rasa curiga beserta penasaran yang terpendam dalam dirinya. Namun, sepertinya ini bukan >