Keluarga Nir Moral
Setelah mendapatkan serangan balasan yang begitu banyak, Kerajaan Jokowi pun melakukan rapat internal guna membalas serangan yang masih saja dilancarkan ke benteng Kerajaan.
Setelah mengatur siasat, muncullah Kaesang dengan mengenakan kaos yang bertuliskan “Putra Mulyono”. Serangan balasan itu tentunya membuat segenap rakyat menjadi semakin marah, sehingga terbitlah meme-meme di internet.
Kemunculan Kaesang dengan mengenakan kaos itu dinilai sebagai bentuk tantangan dari pihak kerajaan, yang mana semakin menandakan bahwa Raja Jawa dan keluarga tidak memiliki moral yang baik sebagai penyelenggara kekuasaan. Bagaimana tidak? Bukannya malu dan memperbaiki diri malah semakin mempermainkan emosi rakyat. Apakah rakyat akan diam saja? Oh tentu tidak.
[HELP RT SCAMMER DOMINATE IN JAKARTA]
hai stay, tolong rt ya. semoga ini bisa jadi pembelajaran juga ya buat kita semua biar ngga ada yang kena lagi 🥹💔
RT‼️X PLS DO YOUR MAGIC ‼️
Gua ditipu Uang 90 jt & Mobil CRV ilang diambil Sama Orang yang Bernama Dini Kartika Rusdi
Yang tau dia atau kenal dia tolong kasih tau dia buat tau diri dan tanggung jawab ganti semuanya. https://t.co/26H87VGQJD
Adminnya asik banget wkwk.
Konteks :
Gue mau catering mingguan gitu dan dapet harga murah meriah muntah dengan menu yang wadidaw 😱😱😱, tapi kejauhan (kejauhannya cuma 300m) dan aku kecewa huhu 😭😩
driver ojol yang nolak bayaran peserta aksi yg otw gedung dpr dan bapak2 asongan bagiin jualannya GRATIS ke peserta aksi, mereka lebih punya empati dibanding orang yang ngabisin 400rb buat makan roti
dear kpopers, jangan ngerasa urusan politik gaada hubungannya sama kalian karena pasti berpengaruh:
1. pemerintah bisa naikin pajak konser. mau lu harga tiket 3 juta, pajaknya 25% alias 750rb???
2. idol kesayangan lu gaakan mau dateng ke indo kalo keadaan indo gak kondusif
buat yang bertanya2, ini lagi ada apa sihh?? Indonesia kenapa?? ini aku coba jelasin dengan bahasa bayi secara simple ya, semoga bisa dipahami (plis cmiiw yaa)
#TempoThread
MK Beraksi, DPR Berstrategi
Mahkamah Konstitusi mengubah ambang batas pencalonan, tapi DPR ngotot cari celah!
Inilah "manuver" DPR menganulir putusan MK..
A Thread
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.