1 alasan tambahan untuk selalu bersyukur
Sel tubuh kita mengalami area yang rusak DNA-nya minimal 10.000 titik per hari. Tubuh kita setiap saat berusaha memperbaiki kerusakan itu dengan sistem DNA repair yang kompleks seperti di video ini.
Kalau DNA gagal diperbaiki bisa berujung pada mutasi sel yang berpotensi terjadi ketidakstabilan genomik, kematian sel, hingga kanker.
Kok bisa terjadi kerusakan DNA sebanyak itu sehari?
Jadi sel tubuh kita akan membelah diri, termasuk DNA-nya. Nah dalam proses yang normal itu, terdapat risiko terjadinya kesalahan.
Selain itu, terdapat faktor lain dari lingkungan sekitar yang dapat menambah kerusakan DNA, seperti radiasi, infeksi, hingga paparan zat kimia.
Jadi kalau kita masih sehat hari ini, tidak lepas dari sistem DNA repair yang masih berjalan dengan baik di tubuh kalian
@Rvclwlostdiadem@rhydyk_ajorhan Kesel ya kak, Aku tuh suka sama Jennie mau dia Sama siapa aja boleh, tapi klo pake AI kesel.. klo cuma couple2 malah gpp bgt, tapi klo AI rasanya kok gerah.
@worksfess Kak harga tanah Jakarta aja ga ngotak, blm lagi bangunnya terus isi perabot Klo mau bagus dan estetik, klo harga murah kapan balik modal ya 😭😭
Yg dibenerin bukan regulasi kost nya, tapi harga bahan bangunan, harga tanah dll.
elly.chae (former Big Hit director)
I didn’t see it firsthand, but after seeing Namjoon’s remarks, I was honestly pretty shocked, especially as a former Big Hit employee. When an artist makes such a deliberate, no-holds-barred statement like that, it usually means internal issues have been piling up for a long time.
When the members chose to enlist individually rather than all at once, there should already have been a full plan laid out, enlistment periods, post-discharge schedules, everything. Some of that would have already been in motion. To be honest, from the company’s perspective, they probably wished all seven would just enlist together, but they simply couldn’t come to an agreement.
The moment everyone completed their service should have been the starting point… the time to immediately roll out aggressive promotions and start building toward a world tour. Instead, at the same time:
– The NewJeans and former CEO Min Hee-jin issues kept erupting
– The chaos around Bang’s IPO-related prosecutorial investigation
– Heavy marketing pushes to launch and elevate rookie groups like Cortis
With all of that happening simultaneously, and given that the company, no matter how big it’s become, doesn’t really function properly without final approval from the chairman, BTS probably felt like they were constantly being pushed to the back.
From the company’s point of view, those seven are still the founding members and the very backbone of the company, and they still need to be the ones generating revenue. But from what I know, a lot of the employees who actually knew how to do the work properly have already left, leaving behind only executives busy playing political games… so, honestly, who knows.
Mengaharu biru beruntun dihajar habis-habisan sama film-film Netflix yang sedih tapi bagus dan cantik akhir-akhir ini. Kali ini lewat Homebound, drama perwakilan India buat ajang Oscar tahun depan ini adalah kisah persahabatan sejati dari dua pemuda di desa kecil di utara India yang diuji sama ketidakadilan hidup.
Sutradara Neeraj Ghaywan nyelipin kenyataan pahit: kalau hidup selalu punya caranya sendiri buat ngehancurin harapan mereka, orang-orang yang jauh dari koneksi dan kemapanan. Homebound ngelangkah dengan empati yang kuat, nelusuri diskriminasi kasta, agama, kemiskinan, sampai sistem birokrasi yang nelan habis-habisan ambisi generasi mudanya.
Dua tokoh utama kita: Shoaib (Ishaan Khatter) dan Chandan (Vishal Jethwa), dua sohib yang hanya ingin masuk kepolisian—cita-cita yang begitu sederhana namun terasa mustahil ketika dunia telah sejak awal nempatin mereka di bawah. Beban sosial itu begitu nyata karena film ini dirangkai dari realisme yang menggigit.
Homebound bukan jenis drama yang nyaman. Meski tampil cantik dengan sinematografinya yang indah, Ia tetap adalah film gelap, berat dan depresif, nontonnya udah seperti terasa ditampar bertubi-tubi. Kalau gak berhati-hati, Ghaywan bisa tercebur dalam melodrama ala sinetron yang menjual kemalangan karakter utamanya, untung itu gak sampe kejadian. Ghaywan gak pernah maksa kita mewek, air mata itu keluar sendiri. Ia paham benar bahwa luka yang paling pedih adalah ketika harapan yang kecil itu sudah kita genggam erat-erat… tapi dunia masih bilang “kamu gak layak”.
Duet Ishaan Khatter dan Vishal Jethwa adalah jantung Homebound. Keduanya memainkan pasangan teman dari kecil itu dengan kualitas chemistry yang solid. Persahabatan keduanya yang terasa tulus, rapuh, dan saling menopang. Keduanya gak cuman sahabat—mereka udah jadi jangkar hidup masing-masing. Saat satu mulai tenggelam, yang lain ikut berusaha keras berenang… meski sama-sama kehabisan napas. Keduanya saling nguatin satu sama lain ketika kenyataan berasa kelewat berat untuk digendong sendirian. Keduanya jadi satu-satunya harapan di film yang nyaris gak ngasih kamu asupan kebahagiaan.
Ghaywan menutup filmnya dengan rasa sesak. Bukan cuman bikin sedih, tapi juga dengan rasa marah: marah karena realitas yang dikisahkan Homebound mungkin bukan fiksi bagi banyak orang di luar sana yang udah kenyang pengalaman dikerjai sama hidup. Salut sama mereka yang menolak menyerah.
4/5
I know everyone's been excited about all the blockbusters, all the action thrillers and all the big productions coming up.
But, take some time out, touch the grass, and watch this brilliant movie. It is the most beautifully made, written and affecting movie I have seen this year. It is slow, but devastating. You have to soak it all in and see how it consumes you at the end.
Based on the novella by Denis Johnson which was short-listed for the Pulitzer for Fiction. Denis Johnson died in 2017 at the age of 67 from cancer of the liver. His book and this movie, is eternal.
On Netflix.
@azharieazharou I will defend QRIS until the last drop of blood. 🩸😆🤌🏼.
This old lady explain quite well why QRIS is the goat in ASIA (the best in the world coming soon!)
https://t.co/KJiYnh6vUx