Ternyata, tidak semua doa dijawab dengan jalan yang aku inginkan. Ada yang dijawab dengan penundaan agar aku bertumbuh. Ada yang dijawab dengan kehilangan agar aku belajar melepaskan. Ada pula yang dijawab dengan ketenangan, meski keadaan belum berubah.
Institusi yg selalu bekerja di ruang tertutup, penuh kerahasiaan, tiba² bicara ttg transparansi.
Ini spt Panglima "Drakula" yg bilang bhw ia tak takut "tjahaja", atau spt Kepala Staf "Babi Ngepet" & "Tuyul Second", yg pidato bhw ia tak suka mencuri uang.
.
.
Sedemikian semangat menelisik siapa yg mendanai sebuah film, tp semangat yg sama tiba² runtuh ketika menyangkut transparansi sumber harta "Jenderal Baut" & Jenderal lainnya yg berlimpah, yg jauh lebih layak dipertanyakan.
T A E K !!!
.
.
| @Puspen_TNI
Ibadah seharusnya membuat manusia lebih rendah hati, bukan lebih tinggi hati. Lebih lembut, bukan lebih mudah menghakimi. Karena semakin seseorang merasa dekat dengan Tuhan, biasanya semakin ia sadar bahwa dirinya masih penuh kekurangan.
#celahawan 🕊
Waktu berjalan mengikis usia
Beberapa peristiwa dilewati dengan tawa, air mata dan sabar tak bertepi
Beberapa doa dikabulkan dan yang tidak ditakdirkan menghilang meski sudah diperjuangkan
Begitulah kehidupan, tempat kita belajar menerima tanpa kehilangan harapan
Duit itu tak pernah habis, hanya terlalu cepat berpindah tangan, gajian langsung ditunggu cicilan, belanja bulanan, sampai bayar sampah dan arisan.
Benar² gak habis. Aku masih kok, selembar lima ribuan meringkuk diam disaku celana.
#celahawan
nak, maaf hanya bisa beli satu porsi, makanlah agar perutmu yang terisi, ayah cukup menyimpan rasanya di dalam hati, sungguh bahagia melihat binar matamu menari.
Terkadang hidup tidak butuh jawaban panjang. Cukup berhenti sejenak, tarik napas dalam, lalu bilang ke diri sendiri, “tak apa.” Karena tidak semua harus dimengerti sekarang—ada hal yang memang hanya perlu dijalani, bukan dilawan.
vt/tobrutcruch
Aku:
Tuhan, kenapa jalan ini terasa makin sunyi?
Seperti satu per satu hal dilepaskan dari genggamanku.
Tuhan:
Karena kau sedang bersiap pulang.
Dan tak semua yang kau bawa di dunia bisa ikut serta.
Aku:
Pulang… ke mana?
Aku masih merasa belum selesai di sini.