Ternyata nonton piala dunia lebih gampang pake antena indoor, tinggal plug and play dapat puluhan channel HD pula, up to 4K jika channelnya support. Antena-nya mungil, in this economy harganya uwow banget. Gak sampai 100rb! https://t.co/ecmwIo7Rvz #tvri#pildun#pialadunia
Di awal era STY pun udah keliatan mentalnya oke pas tertinggal lawan Malaysia di AFF 2021 tapi comeback & menang 4-1.
Lalu di semifinal leg kedua tertinggal 2-1 lawan Singapore tapi berhasil comeback lagi & menang 4-2.
Mentality monster.
dua tahun lalu kita udah punya pelatih bagus, mainnya juga tidak krossing dan Insha Allah, janjian awal di turnamen AFF sepakat juga untuk ujicoba dan menambah pool pemain
eh malah dipecat pasca AFF, bahkan beliau juga hanya pake squad muda, tidak semewah sekarang ini.
yang saat ini, gagal dengan squad yang jauh 58x lebih baik juga ternyata hasilnya sama aja, tidak lolos di fase grup.
lantas gimana, pak, mau dipecat juga?
Memang di era Coach STY, penyerang gak dituntut untuk bikin gol.
Karena di sistemnya, gol datang dari lini kedua.
Yang ngomong Ilija Spasojevic yang pernah dapat kesempatan juga di Timnas bersama Coach STY.
Bang @weshley Hutagalung di KompasTV tadi malem:
"Saya tidak melihat sebuah tim nasional yang membanggakan bermain dengan gaya selevel untuk laga internasional."
"Ketika Vietnam mengunci permainan kita dengan pertahanan yang rapat, kita tidak tahu mau bermain seperti apa."
"Singapura melakukan hal yang sama. Kita tidak punya variasi strategi, seolah-olah semua hanya mengandalkan bola-bola atas."
Selengkapnya:
https://t.co/Mz2dH5GnRA
https://t.co/SBS31ITdMy
GUYS BAYANGIN, CUMA DI ERA STY KITA NONTON TIMNAS INDONESIA 🇮🇩 SAMPAI SUBUH, TERIAK-TERIAK DI PAGI BUTA, NONTON BARENG DIMANA-MANA.
INGATAN ITU RASANYA BARU KEMARIN, BELUM LAMA. KAMI PENGEN EUFORIA SAAT ITU KEMBALI LAGI. HANYA ITU DOANG
#STY#TIMNAS#INDONESIA
Ga di twitter ga di IG, akun @TimnasIndonesia tidak memberikan informasi terkait dengan hasil akhir pertandingan.
Tidak ada ucapan terimakasih ke pemain yang berjuang, atau doa untuk lebih baik lagi kedepannya.
Benar2 cuma dibiarin aja.
Akun timnas yang dipegang tanpa hati.
Btw, tau yang bikin bete lagi?
Di twitter ga ada informasi Garuda Pertiwi Calling untuk U17 yang akan ikut Srikandi Cup. Padahal di IG ada.
Benar2 serampangan yang pegang akunny.
Liat footage Chelsea dan Milan di Jakarta.
Dua-duanya nampilin langit Jakarta yang kusam, abu-abu parah 😩
Agak malu sih. Polusi Jakarta flexing di kamera klub internasional.
cc: @pramonoanung@prastow
KATANYA masalah ruang ganti. Masuk Kluivert dgn kultur Belanda dirasa cocok dgn pemain diaspora Belanda. Hasilnya gagal.
KATANYA kendala bahasa, masuk John Herdman bisa english. Hasilnya gagal juga.
Belum lagi narasi pelatih gk pernah nonton liga lokal.
Jadi, masalah2 tersebut benar adanya atau cuma karangan saja?
Nomongin STY, yang paling wadidaw adalah dia dipecat setelah menang 2-0 lawan Saudi di WCQ.
Dan dia dipecat saat Indonesia sedang berada di rank 3 WCQ cuma selisih 1 poin dari Australia.
Kalau pakai standar kerja Pak Erick Thohir, Coach John Herdman layak dievaluasi bahkan dipecat.
Tapi bagi saya, itu belum cukup.
Sudah waktunya Pak Erick Thohir juga mundur. Keputusan memecat STY dengan alasan yang mengada-ada kini terasa semakin fatal.
Jangan salahkan Rizky Ridho, Cahya, atau pemain lainnya. Mereka sudah berjuang di lapangan.
KARMA ITU ADA, PAK ERICK. 🇮🇩
#TimnasDay #ASEANHyundaiCup