@Sentjoko "Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, '(Ini adalah) dongeng orang-orang dahulu'."
So, kamu ngga sendirian. DNA Walid bin Mughiroh selain kamu akan terus lahir, menyebar di seluruh dunia, semua itu keniscayaan utk memastikan quran relevan di setiap jaman
@RefublikAteis Dan yg paling membahagiakan adalah hanya orang bodoh melanggar semuanya setelah tau ada pilihan yg jelas dan konsekuensi yg juga sangat jelas mengikuti pilihannya.
@daunsirih5 Lalu Tuhan dengan segala kuasa, hak prerogatif, dan semua kemutlakannya bilang hamba yg tidak menuhankan-Nya njeblos neraka.
Hamba halu itu malah sok ngide "orang yg baik ke orang lain bkl dapet sorga dari Tuhan yg dia abaikan krn yakin dengan kebaikannya ke orang"
@mufadM@itsurboihyl Menolak syariat agama itu merupakan sikap pembangkangan maksimum yg dilakukan pemeluk agama tsb. Maka konsekuensinya mengikuti, yaitu maksimum juga.
@BilalFahrur Sama satu lagi, kalo jadi pendakwah dan konsisten dengan ilmu hasil kuliah disana, siap² diwahabikan oleh penganut agama beraliran ormas dan gugus
@Sam_Ardi Dan biasanya bgi yg berpendapat "yg penting niatnya baik" selalu dlm POV sbg tamu.
Bagi yg berpandangan tahlilan bukan hal baik biasanya krn alasan yg lebih netral dan konsisten meski dlm berbagai POV
@bimo_tanto Iya, seaneh itu klo dilihat dri sumber info primernya.
Tp opinimu bernilai biasa aja klo semua sumber info primernya sama² tidak terpercaya bagimu.
@Park_Sina13@xendless_s Emang ngga wajib, ngga sunnah, dan ngga disarankan, bahkan sangat disarankan untuk memutus hegemoni rituali tradisional yg memberatkan ini.
POV jd tamu: asikk.. perbaikan gizi, roko gratis, kopi gratis, pulang mbesek, klo bisa dobel.
POV jd tuan musibah: demi tak dinyinyir
@SammiSoh Jika hafal tabel periodik lalu naik pangkat maka disebut gila kimia.
Juka hafal jutaan diksi celaan maka disebut gila mencela.
Jika hafal seluruh lagu di dunia lalu naik pangkat maka akan dia sebut gila lagu
@muhammad_husnil Sebenrnya terminologinya ngga gitu.
Rukyatul hilal itu basis, maka poinnya adalah terlihat bukan ada atau tidak adanya hilal.
hisab falaki memverifikasi tgl 29, Hilal ada tapi mendung menutupi, maka "hilal tidak terlihat, bulan digenapkan hingga tgl 30"