@tanyarlfes Mak gw di sekolah dipanggilnya mami, padahal anaknya di rumah manggilnya mamak wkwk🤣 gara2 muridnya jaman dulu iseng panggil mami, malah keterusan sampe angkatan sekarang.
@ikanatassa Suka baca buku karena gara-gara buku aku jadi sakti. Bisa baca isi pikiran orang alias isi pikiran si penulisnya🤣. Satu hal lagi, ketika lagi baca buku, rasanya tenang karena cuma ada aku, buku, dan imajinasi.
KABAR BAIK DARI MONGOLIA
Pecatur putri junior berusia 16 tahun asal Sleman, Master Nasional (MN) Herfesa Shafira Devi, mencatat prestasi raksasa. Shafira menjadi juara Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 sekaligus memastikan dirinya lolos ke Piala Dunia Catur 2025.
Hari ini, Shafira yg berstatus nonunggulan, mengandaskan pemuncak klasemen, andalan tuan rumah, dan pemilik elo rating yg jauh lebih tinggi darinya, WGM Turmunkh Munkhzul.
Shafira memulai pertarungan dgn tdk menguntungkan krn memegang bidak hitam. Tetapi dia mampu mendominasi pertarungan dgn memainkan langkah cerdik: pembukaan Ruy Lopez: Morphy Defense Exchange Variation.
Shafira akhirnya menang meyakinkan dgn keunggulan satu gajah dan menghentikan perlawanan Turmunkh pada langkah ke-44.
Shafira resmi menjadi pecatur keempat Indonesia dlm sejarah yg mampu lolos ke Piala Dunia catur setelah Grand Master Utut Adianto, GM Susanto Megaranto, dan Grand Master Wanita (WGM) Medina Warda Aulia.
Shafira adalah masa depan cerah catur Indonesia.
Selamat!
📸: PP Percasi