3 underlying things on why the world has gone terribly wrong:
Profit as moral absolute.
Growth as ethical justification.
People taking them as imperative or at face value.
#capitalism
Waiting for capital to speed up decarbonization in line with the Paris Agreement is a strategy thatβs doomed to fail. Fortunately, thereβs a straightforward solution, @jasonhickel argues. https://t.co/LhugTqmOAp
Banyak sepakat dengan isi artikel ini, walaupun untuk yg jeli mengamati gak banyak hal baru sebenarnya.
Saya selalu percaya kemampuan mengorganisir (massa) dan berstrategi yg jitu untuk kesinambungan dan membesarnya gerakan itu krusial,
Terima kasih sudah menulis ini π
Terakhir, semangat bereksperimen untuk membuat terobosan diatas, gak terlihat. At times you even look jaded af.
Keep doing same old same old and expecting different results?
Why you disitu2 aja dengan gerakanmu, kawan:
Kesadaran dampak gerakan pada publik, kalau ada, sebatas teori. Pdhl bisa dirancang, bisa diukur.
Strategi untuk mencapai skala yg berdampak (strategi pelibatan publik) gak pernah diseriusin.
Tulisan yang sangat bagus untuk memahami #polusiJakarta.
Ada faktor buangan PLTU dari Cina, kendaraan bbm & listrik, dan kengeyelan pemerintah dalam menjalankan putusan pengadilan soal udara kotor Jakarta.
Udara kotor di Jakarta dan sekitarnya tidak datang dengan tiba-tiba, pun solusinya tak bisa instan dan individual. Beijing pernah mengalami masalah serupa, mengatasinya dg menutup PLTU Batubara dan industri kotor, yang kemudian dipindahkan ke Indonesia. https://t.co/5cRo9BVugY
Kepsyen yang tepat, tulisan yg bagus. Ketika perkara2 kompleks seperti kemanusiaan dan problema struktural kerap direduksi menggunakan logika ekonomi ini yang akan selalu terjadi.
Ekonomi adalah panglima my @$$! Pardon my french.
Gambaran kekerasan mendorong kita menyetujui kebijakan pemerintah, sekaligus mendorong kita untuk mendukung legitimasi kekuasaan dan kekerasan oleh negara.
@anakodok2009@sociotalker Haha betul. Riset, bahkan diluar ranah politik, sangat jamak dipolitisir oleh usernya. Cukup sering saya mengalami itu sebagai periset.
2. Kenapa tidak memadai? Kecepatan menanggulangi masalah akan selalu kalah dengan kecepatan timbulnya masalah. Ibarat kena kanker, tapi yang mau disembuhkan/diringankan hanya gejala2nya. Penyakitnya ada terus, berkembang terus.
Bukan cuma pasal2nya yang perlu dilawan. Tapi juga seluruh bangunan semangat dan jaringan kerja beracun di baliknya yang memungkinkan lahirnya pasal2 sontoloyo itu.
https://t.co/YIv53Ht84Q
1. Setuju, hanya fokus di pasal2 yang udah2 akan sama seperti issue-based activism.
Tidak memadai untuk menyelesaikan masalah karena akar masalahnya (ideologi, nilai2 yg dianut sebagai dasar tindakan/keputusan), tidak dikritisi, dibongkar, dibuatkan sistem penggantinya.
Bukan cuma pasal2nya yang perlu dilawan. Tapi juga seluruh bangunan semangat dan jaringan kerja beracun di baliknya yang memungkinkan lahirnya pasal2 sontoloyo itu.
https://t.co/YIv53Ht84Q