BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Yap!
Aku pas kecil prnh sakit kanker. Skrg kepala 2 sakit lg. Ibu marah krn lebaran aku ga pulang dn ga ada kabar. Opnam yg bnr2 tepar. Tau aku sakit pun malah suruh biar mbankku ada di hp ibu. Dn sblmnya marah krn aku bilg ga bisa kasih thr bocah2 kaya biasa. Buat malu katanya.
Kapolri sudah berani menentang putusan Mahkamah Konstitusi.
Hebat nih
Kapolri Teken Aturan Polisi Bisa Menjabat di 17 Kementerian/Lembaga
https://t.co/x0g03P5PBd.