@ardisatriawan@bunadeddy@myshawti Agak kasian buat yang udah ikut pelatihan duluan karena berarti ada denda tp buat yg mengundurkan diri dendanya dihapus, agak kurang fair sepertinya
@ardisatriawan@bunadeddy@myshawti Tapi bang buat yang udah ikut pelatihan itu dendanya enggak dicabut karena udah tanda tangan duluan
Klw dicabut paling juga buat yang mengundurkan diri aja itu
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Aku lulus KDMP dan mengundurkan diri.
Karena aku berharap masalah gaji dan penempatan bakal muncul pas udah lolos!!.
Teryata duar!!! yang muncul cuma surat penyataan denda 100jt tapi Gaji dan penempatan nya blm.
Aku yang udah berkeluarga, banyak pertimbangan dan perhitungannya. Klo Info salary dan penempatan udah ada Bisa aku perhitungin lagi. Masuk apa enggk ini biaya bulanan nya. Jangan sampe gaji kecil penempatan jauh, yang ada malah Minus bulanan buat keluarga.
cc:threadgmpradty
Dengan berlakunya peraturan pemerintah nomor 20 tahun 2026
Badan usaha dalam bentuk pt atau cv dikenakan pph badan 22% dari laba bersih sekali lagi dari LABA BERSIH dan 22%
ditengah biaya operasional naik gara gara USD, PPH ini bikin makin mencekik para pelaku usaha ajgggg
Alamak ngeri banget
Ini benar-benar bisa mengarah ke kekeringan ekstrim to the point bisa mengganggu pasokan air tanah dan PDAM bang?
Kalau begini kejadiannya, bukan lagi kering nih mah.
Bisa ngarah ke gagal panen total dan nnti ke instabilitas politik.
Info yg aku denger nanti mekanisme kayak jual beli komoditas timah yang lewat bursa berjangka komoditas di JFX & ICDX yang pasar komoditas fisik timah yang emng tujuannya buat ekspor
Bukannya bagus ya managerialnya klw kayak transaksi timah di bursa komoditas, dr sudut pandangku ya
Tp gak tahu gimana pengumuman besok klw beneran di umumin atau ini baru cek ombak aja
Fiskalnya yang dibenerin, seenaknya aja suruh mundur,.. BI itu pertahanan terakhir ekonomi, DPR terhormat aja yang mundur berjamaah karena kami rakyat Indonesia gak merasa diwakili wkwk
Anggota Komisi IX DPR RI Primus Yustisio menyarankan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengundurkan diri buntut nilai tukar rupiah terus melemah.
~RS
The Economist di artikel ini blak-blakan bilang kalo prabowo dikelilingi "flock of flatterers" (kumpulan para penjilat)
-flock: sekumpulan besar kawanan domba
-flatterers: penjilat yang suka memuji berlebihan demi cari muka/keuntungan
ya emang sih
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?”
Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: https://t.co/arK81yQJNS
Halo guys, cerita dong! Baru aja balik dari Nusa Penida dan otakku masih kayak ombak di sana: naik-turun, putar-balik, tapi tetep bahagia banget 😂
Bayangin lo turun dari speedboat, kaki baru ngena tanah Bali… eh langsung disambut angin panas yang bilang “Selamat datang di penggorengan alam!” ☀️
Tips nomor satu yang WAJIB lo catat: "SUNSCREEN itu bukan saran, itu SURAT KEPUTUSAN PRESIDEN NUSA PENIDA."
Aku yang sok tahan banting cuma pakai SPF 30 doang? Jam 11 siang muka udah mirip kepiting rebus. Besoknya aku oles SPF 50+ tiap 2 jam kayak lagi kasih makan bayi. Jangan sampe lo jadi korban selfie gosong ya!
Tips nomor dua: "Siapin kaki lo seperti mau ikut lomba lari gunung".
Di sini bukan jalan, ini trek olahraga ekstrem berbalut pemandangan Instagramable. Naik tangga, turun tangga, naik tebing, turun jurang… aku sampe ngomong ke temen, “Bro, ini liburan atau tes kebugaran?”
Tapi percayalah, semua capeknya ilang pas nyampe di Diamond Beach.
Bayangin lo turun ratusan anak tangga yang bikin paha lo protes, terus tiba-tiba… boom! Pantai putih kecil yang dikelilingin tebing hijau dramatis, ombak biru toska, dan pasir yang lembut banget. Rasanya kayak nemu hidden paradise yang sengaja disembunyiin sama dewa-dewa Bali.
Aku duduk di situ, kaki masih goyang-goyang, tapi hati? Tenang banget.
Ada momen di mana aku cuma ngeliatin ombak ngehempas ke karang sambil mikir, “Ah… ini dia yang orang-orang bilang healing.” (Padahal 5 menit sebelumnya aku ngomel-ngomel capek naik tangga 😂)
Selain Diamond Beach, tempat lain juga gila-gilaan. Tapi Diamond ini buat aku juara.
Foto di sini auto aesthetic, tapi yang lebih bagus lagi adalah rasa “gue beneran di sini” nya. Bukan cuma buat konten, tapi buat jiwa.
Kesimpulan perjalanan aku ke Nusa Penida:
- Bawa sunscreen sebanyak-banyaknya (serius), ini sunscreen yang aku pakek after dari nusa penida https://t.co/pGyelOfh3e
- Pakai sepatu yang nyaman, bukan cuma buat foto. Aku pakek sepatu anti Karang buat main-main di pantai https://t.co/2hX49KqDkS
- Siapin tenaga & hati yang sabar
- Tapi pulangnya? Pasti kangen dan mau balik lagi.
Jadi, kalau lo lagi mikir-mikir ke Nusa Penida…
"Gas aja."
Cuma inget: mata lo bakal dimanjain, kaki lo bakal diuji, dan kulit lo bakal digoreng kalau lupa sunscreen.
Siapa yang udah pernah ke Nusa Penida? Ceritain pengalaman lo di reply! 👇
Mau rekomendasi itinerary? Ketik “MAU” di komentar ya!
Yang mau pakek video mohon izin 🙏