Trading for Living versi 2026:
1. Siapin modal $1000
2. Jangan ditradingin di exchange, apalagi futures. Tapi beli challenge di @breakoutprop yang 1-step Pro $50k aja (harganya $280)
3. (Kalau sukses) 2 minggu-1 bulan pass the challenge. Jadi punya akses ke 50 ribu dollar
4. Trading santai. Arah aja 3-5% sebulan. Setelah profit split, maka profitmu sebulan 1500-2500 USD. Atau kalau dirupiahin 27-45 juta.
Udah deh santai. Mau profitnya buat scale up? Silahkan. Bisa sampai ratusan ribu USD megang duitnya.
Apakah bisa gagal?
BISA DONG
Makanya dengan 1000 dollar tadi beli yang harganya 280 aja. Jadi kalau gagal, ya sudah. Bisa berhenti atau coba lagi 2 kali lagi (dan masih ada sisa)
Kelebihannya:
Kalau 1000 dollar ditradingin semua, mau dapet 1500 itu ngarah 150%. Terlalu agresif dan berbahaya bisa langsung hilang semua
NFA
Beli challenge di Breakout, propfirm khusus crypto, di sini
https://breakoutprop/mkb
@KangZayuur Ambil lah.. Ketika sudah dewasa gak ada istilah sahabat.. Ada sahabat adl waktu kecil aja, waktu blm mengenal tajam nya uang.. Waktu dewasa ada nya rekan bisnis/rival.
BREAKING: Claude can now run Stock Market research like a top consulting firm (for free).
Here are 10 Claude prompts that replace $100K/year stock analysts (Save for later)
@TheShooter_id@Persija_Jkt@LCFC Tiba2.. Entuk buangan seko pusat mas Thales.. Entuk buangan seko cabang biru etan mas tinho.. Fans nya langsung lemes..
I've been trading for 8 years.
Tried everything...
ICT.
SMC.
CRT.
Fibonacci.
Trendlines.
Liquidity.
VWAP.
Order Flow.
Footprints.
EMA.
RSI.
MACD.
Bollinger Bands.
All I can say is...
NOTHING WORKS BETTER THAN SIMPLE SUPPORT & RESISTANCE.
There's ZERO debate here.
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.