Melalui thread ini saya ingin sedikit membagikan puzzle perjalanan hidup saya. Barangkali suatu hari nanti saya memiliki kemampuan untuk merangkai ulang puzzle tersebut menjadi sebuah cerita yang runtut & utuh. Sementara waktu masih berisi loncatan pikiran & logika.
~A Thread
Membahagiakan ataupun menyakitkan, tetaplah menulis.
Jika membahagiakan, itu akan menjadi jalanmu untuk berkunjung.
Jika menyakitkan, itu akan menjadi pengingatmu untuk tidak kembali.
Aristoteles pernah memandang kebajikan sebagai kemampuan menemukan titik tengah di antara berbagai kemungkinan yang ekstrem. Dalam pengertian itu, kebijaksanaan bukan soal seberapa banyak pilihan yg dimiliki seseorang, melainkan kemampuan memilih mana yg sebaiknya tidak diambil.
Niatku tidak demikian. Aku hanya ingin menawarkan sebuah opsi, "bagaimana jika kamu menjadi pribadi yang berbahaya hingga tidak ada orang yang berani menyentuhmu tanpa seijinmu?"
Maaf, aku salah.
Kukira kita cukup dekat untuk aku dapat menggugat pandangan hidupmu. Ternyata tidak.....
Ternyata tidak, kita tidak sedekat itu. Hingga pertanyaanku berubah menjadi pisau yg melukai hatimu.
Barangkali sudah saatnya kembali menjadi pribadi yang lebih dingin. Tidak lagi mudah luluh oleh perhatian, tidak lagi menganggap kedekatan sebagai sesuatu yang sakral.
Dan mungkin ada ketenangan tertentu ketika akhirnya berhenti mencari makna dalam cinta, lalu kembali memusatkan hidup pada tujuan, ambisi, pengetahuan, dan kendali diri.