Tato bisa dibilang "permanen" ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฎ ๐๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐น๐ฒ๐ธ๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐บ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐๐น๐ถ๐, ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐ถ๐ป๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฎ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ถ๐ธ๐น๐๐ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฟ๐ผ๐ป๐ถ๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐น๐ฎ๐ป๐ด, ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ฏ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐น-๐๐ฒ๐น ๐ถ๐บ๐๐ป ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ๐ต ๐ธ๐๐น๐ถ๐.
Jadi pas jarum tato menusuk dan melukai kulit, tubuh otomatis membaca ini sebagai cedera plus benda asing yang harus diatasi. Sel-sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel dendritik pun langsung bergerak untuk "menangkap" partikel pigmen tato yang masuk.
Nah, alasan tinta bisa bertahan puluhan tahun ada di makrofag, sel imun ini punya pola kerja yang disebut capture, release, recapture. Saat pigmen masuk, makrofag beramai-ramai menelannya, karena merupakan benda asing.
Masalahnya, partikel pigmen itu terlalu besar dan terlalu awet untuk benar-benar dicerna. Jadi ketika makrofag yang menelannya akhirnya mati, pigmen tadi terlepas lagi ke jaringan sekitar.
Lalu datang generasi makrofag baru yang menelan pigmen yang sama, mati lagi, lepas lagi, begitu seterusnya tanpa henti.
๐๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ถ๐ป๐๐ถ๐ป๐๐ฎ, ๐๐ฎ๐๐ผ "๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐ป๐ฒ๐ป" ๐ถ๐๐ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ป๐๐ฎ ๐ต๐ฎ๐๐ถ๐น ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฟ๐ฒ๐น๐ฎ๐ ๐บ๐ฎ๐ธ๐ฟ๐ผ๐ณ๐ฎ๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฟ๐๐-๐บ๐ฒ๐ป๐ฒ๐ฟ๐๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ฝ ๐๐น๐ฎ๐ป๐ด ๐ฝ๐ถ๐ด๐บ๐ฒ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ๐น๐ฒ๐ฝ๐ฎ๐ ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐บ๐ฎ๐ธ๐ฟ๐ผ๐ณ๐ฎ๐ด ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐น๐๐บ๐ป๐๐ฎ, ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฎ ๐๐ถ๐ป๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฒ๐น ๐๐๐ฎ๐๐ถ๐ ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐๐น๐ถ๐.
Yang menarik, beberapa riset terbaru menemukan bahwa penumpukan pigmen jangka panjang ini berpotensi mengganggu fungsi imun normal, termasuk respons terhadap vaksin tertentu, dan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma (kanker kelenjar getah bening) serta kanker kulit.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Tattoo ink exposure is associated with lymphoma and skin cancers - a Danish study of twins