Respect bgt sm diri sendiri, kayak "gila gue hebat ya, smpe skrg msih bs hidup" meski keadaan setiap saat di obrak abrik msalah yg gada habisnya, ga nyangka bs melewati & ngehadapi hal-hal yg melelahkan ini smuanya sendirian, turns out i'm great, i'm strong, proud to be myself.
Melewati fase hampir gila karna sibuk perang sm isi kepala sendiri dan lelah sm keadaan itu hrs km apresiasi terhadap dirimu, ngerusak mood sendiri, terus di benerin lagi, terus stres lg, nyalahin diri lg, habis itu damai lagi. Turns out I'm great, I'm strong, proud to be myself.
kadang yg dibilang orang ada benernya juga, contohnya kalimat, “mending kita pura-pura gatau dan ga perlu tau tentang apa yg seharusnya ngga perlu kita tau, demi ga nyakitin diri kita sendiri” cause ur mental health is more important than other people's opinion.
Semakin dewasa kamu, semakin sadar, ini bukan tentang siapa yg paling lama mengenal kamu. tapi tentang siapa yg membuat kamu merasa didengar, dihargai, diterima, dipahami, didukung dan yg paling penting yaitu dicintai.
Hubungan jarak jauh itu selain menjaga komunikasi, juga perlu sikap yg matang, harus punya kedewasaan yg tinggi,rasa percaya & ketulusan hati, banyak yg gagal karena kurang memahami hal tersebut. terus yg ditakutkan dari hubungan jarak jauh itu bukan jaraknya, tapi bohongnya.
Terkadang Allah menolong seseorang bukan dengan cara mencabut masalahnya, tapi hebatnya Allah menolong seseorang dengan menguatkan hatinya untuk menghadapi masalahnya.