Life is tough bro. Happiness is just temporary. The reality is, you fight alone for yourself. No one's really there for you. While in fact you are just too kind to them. You sit alone in the corner with everything to think about. So you have to be tougher.
Jangan habiskan uangmu atau luangkan waktumu buat orang yang gak balance effortnya, sayangnya, pedulinya, dan supportnya samamu. Cintai dirimu sendiri, istirahat.. pergi makan yang sehat makan yang enak. Hibur dirimu, bahagiakan hati dan pikiranmu.
Level effort, sayang, peduli, harus ditakar ya.. jangan langsung level 100%. Pelan-pelan.. amati dia, apa di level yang sekarang kalian udah balance belum? Kalo udah, boleh naikin dikit.. dan gitu seterusnya. Lakuin teknik "Mirroring."
"Love me as i love you"
Orang yang gamau mencintai dengan tulus, dan yang gak siap untuk komitmen dan kejelasan status, karena alasan trauma dan belum selesai dengan dirinya sendiri adalah bullshit. Itu redflag, bahaya! Jauhi! Kau nurut, kau lemah, siap-siap jadi boneka dan badut penghibur nya.
Don't be stupid! Kau selalu tersedia buat dia, coba sadar! Dia tersedia gak buatmu? Pernah gak dia nanya atau pengen tau soalmu? Keadaanmu, suasana hatimu dan apa yang udah kau lalui? Kalo enggak, dia bukan orangnya. Stop aja.
Sibuk itu gak ada. Itu cuman soal prioritas. Kalo kau memang ngerasa dikesampingkan, atau dia gak ada waktu khusus buatmu. Jangan jadi orang yang selalu tersedia buat dia. Atau kau bakal jadi boneka dan badut penghibur kekosongan dan kesedihan dia. Harus tegas! Jangan lemah!
Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai hubungan dengan lawan jenis. Pastikan balance dulu, effort, kasih sayang, kepedulian, dan support kalian. Catat! "Love me, as i love you". Baru deh kalian boleh tambah tuh level bucin kalian. Oyah, hati-hati. Jangan buru-buru..
Yang namanya mencintai orang yg tepat itu, atau hubungan yang baik itu, kalian berdua bahagia, transparan, nyaman, dan bisa jadi diri sendiri. Kalo bareng dia justru capek dan nambah masalah, mending sendiri aja. Jangan nambah beban dalam hidupmu.
Gak ada yang perlu disedihkan kehilangan cewek problematik dan punya trauma. Hubungan yang baik itu, harus balance. Balance secara effort, support, kasih sayang, kepedulian, dan saling berjuang untuk tetap solid terlepas dari cobaan dan masalah. Stop aja kalo gak balance. Capek
Lagi jalanin hubungan sama cewek problematik dan punya trauma? Lakuin porsimu sebagai cowok yg benar. Jangan lemah dan goblok untuk ngikutin tingkahnya, dan jangan selalu tersedia buat dia. Kau punya kehidupan! ingat nyenangin dirimu, istirahatkan dirimu. Harus tegas!
Kalo kau udah terlanjur berhubungan sama cewek problematik dan punya trauma. Perlakukan dia tegas, jangan dimauin dan ladenin mau nya dia terus. Berani tegas! Jangan gampang dikendalikan dengan sikap dia. Kau punya kehidupanmu juga. Tegas, atau kau jadi boneka dan badut buatnya.
Self reminder. Atau mungkin buat yang baca ini. Berhubungan sama cewek problematik dan punya trauma itu nyiksa diri kita perlahan-lahan. Beneran capek! Trust me! Itu kayak gambling, antara kau bisa nyembuhin dia dan menangi hatinya, atau kau yang sakit. Mending jauhin aja deh..
Now i know the purpose of my life and what i am made for.
God.. if this is it, lead my steps to do this. Fill my heart and soul. So i can do this sincerely and as best as i can.
I'm home. Perjalanan yang panjang, kembali pulang dari rutinitas yang tak punya ketetapan. Hanya ada aku disini. Mendengarkan gema suaraku sendiri yang tak mengharapkan jawaban.
Carry the weight on my shoulder. With the pain that i hide inside. Pretend that i'm okay, smiling and act like everything's going well. Standing tall to show that i'm strong. But you never asked if i'm okay.