Film AI pertama karya anak bangsa ๐ฎ๐ฉ
Budget 200jt, hasilnya mindblowing ๐คฏ
Judulnya: Diponegoro Hero Film AI ๐ฌ
๐Bisa nonton video Full nya di https://t.co/tJ5wXBVJFV
#DiponegoroHero#FilmAIDiponegoro#KaryaAnakBangsa
Di perjalanan pulang, rasanya sedih banget, hati gelisah. Kami nggak banyak bicara sepanjang perjalanan, karena perasaan khawatir dan cemas itu terlalu besar. Rasanya seperti ada yang kurang, tapi apa yang bisa dilakukan selain berdoa dan berharap yang terbaik untuk ibu?
Tepat jam 02.30 dini hari, akhirnya ibu dibawa ke ruang rawat inap. Alhamdulillah akhirnya ibu bisa istirahat dengan nyaman di ruang rawat. Malam ini kebetulan adikku yang jaga, sementara aku dan suami pulang ke rumah.
Tapi, kita masih disuruh menunggu untuk registrasi admisi rawat inap. Baiklah, kita tunggu lagi... Semoga semuanya segera selesai dan ibu bisa mendapatkan perawatan yang terbaik.
Meskipun sakit yang dirasakan ibu belum terdeteksi penyebab pastinya, keputusan dokter adalah untuk merawat inap ibu. Selain untuk memantau kondisi ginjalnya yang kurang baik, dokter juga ingin mengamati lebih lanjut sakit yang dirasakan ibu.
Akhirnya, dokter memanggil kami. Berharap ada kabar baik. Dokter menjelaskan hasil tes darah, jantung, dan paru-paru ibu semua baik-baik aja. Cuma, hasil darah ginjal ibu memang jelek, yang wajar karena ibu adalah pasien cuci darah dan memang sudah ada masalah dengan ginjalnya.
Menunggu keputusan dokter sambil terkantuk-kantuk..
Di IGD dari 19.30 - 02.00 dini hari
Suami udah bolak balik nanya, tapi tetep masih disuruh nunggu. Huft
Setelah menunggu sangat lama, tepatnya dari jam 19.30 sampai sekitar jam 02.00 dini hari, belum ada keputusan dari dokter soal kondisi ibu. Apakah perlu dirawat atau boleh dipulangkan. Ibu masih terus teriak kesakitan meskipun sudah diinfus dan diberi obat pereda nyeri.
Sambil menunggu hasil, ibu terus teriak kesakitan, tapi tetap berdzikir. Ibu diinfus dan diberikan obat pereda nyeri, tapi sayangnya itu nggak terlalu efektif. Ibu tetap saja mengeluh kesakitan, dan aku cuma bisa berdoa agar sakitnya segera hilang.
Setelah semua pemeriksaan selesai, kita disuruh nunggu hasilnya dan keputusan dokter. Rasanya seperti menunggu dengan penuh cemas, tapi tetap berharap semuanya baik-baik saja.
Pertama-tama,ibu ambil darah dulu. Sebelum cek jantung, ibu izin mau sholat Isya, dan Alhamdulillah petugasnya mengizinkan๐ฅน *Terimakasih ya Mas*
Selesai sholat, baru deh dilanjutkan cek jantung dan rontgen.
Rasanya campur aduk banget, tapi aku yakin ibu pasti kuat pada saat itu.
Setelah diperiksa awal,ibu diminta istirahat di bed sambil menunggu dokter jaga.
Dokter datang dan mulai bertanya soal keluhan ibu. Setelah menjawab semuanya, dokter bilang ibu perlu tes darah, cek jantung, dan rontgen untuk mengetahui penyebab pastinya. Rasanya khawatir banget๐ฅน
Sampai di IGD, Alhamdulillah ibu langsung ditangani. Cek tensi, suhu, saturasi, semua dicek oleh petugas. Tapi ibu terus-terusan mengeluh sakit di belikat sebelah kanan, terutama kalau buang napas. Rasanya seperti ketarik, dan aku cuma bisa berusaha menenangkan ๐ฅฒ