Fan Art = Art dari Fans.
it is a derivative works, jadi setiap fan art yang aku buat (entah aku post di x atau pixiv) bebas dipakai untuk pfp, thumbnail, banner, skedul oleh character yang bersangkutan. just let me know if you use it (mention ajah saya di x).
Actual Burning of Alexandria moment.
This will also lead to thousands of plugins and scripts being permanently lost.
This will directly lead to RPG Maker games becoming worse and less interesting, and the software harder to use and less feature-rich.
Mahasiswa minta pemerintah perbaiki rupiah yang anjlok ke Rp18.000 : terendah sepanjang sejarah Indonesia.
Tiga pejabat merespons:
Kapolri: "Kami imbau agar tertib."
Mensesneg: "Tidak semua hal bisa diselesaikan dalam tenggat waktu."
Kepala BIN: "Jangan sampai ada hal yang tidak menguntungkan bagi kita semua."
Perhatikan yang terakhir.
Mahasiswa tanya soal rupiah dan ekonomi.
Yang menjawab: kepala lembaga intelijen negara , dengan kalimat peringatan, bukan solusi.
Tugas BIN adalah mendeteksi ancaman terhadap keamanan nasional. Bukan mengomentari tuntutan ekonomi mahasiswa.
Tapi dia ikut bicara. Dan kalimatnya bukan tentang rupiah.
"Tidak menguntungkan bagi kita semua" , siapa yang dimaksud "kita"?
Rakyat yang daya belinya tergerus rupiah?
Atau pemerintah yang sedang dikritik?
Lucu rasanya. Pasukan lengkap TNI-Polisi dikerahkan untuk menghadang barisan orang muda tanpa senjata yang hendak menyuarakan haknya. Mengingat berkali-kali menyaksikan negara begitu “softspoken” sama penjahat perang macam Trump dan Netanyahu. Tapi berlaga sangat galak kepada rakyatnya sendiri. Republik anomali
Cuma mau ngomong, terimakasih kepada Rosianna Silalahi, Dirut Kompas TV yang mau MENYIARKAN LIVE aksi mahasiswa di Jakarta hari ini.
Butuh keberanian besar untuk melakukan keputusan sebesar itu ditengah REPRESIFNYA rezim totalitarian hari ini.
We love you kak Rosi, we love Kompas TV.
TOOL BERGUNA BUAT AKSI
ini gue buatin tool untuk blur muka orang
bisa dipake untuk seksi dokumentasi yg turun ke jalan biar temen kalian ga 'ditandain'
penting saat keadaan makin memburuk
🔗 https://t.co/8XgVea8p3J
*bantu sebarin ya temen-temen, izin tag @BudiBukanIntel@SeekHustle@Jakartalk
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Yang belum tahu tuntutan demo mahasiswa sekarang mereka perwakilan kita semua
Ada 5 tuntutan
Jangan termakan framing murahan
Dari buzzeRp fans fanatik dan termul
-Mahasewa
-dibiayai asing
Dll
Adik adik kita mahasiswa untuk kepentingan kita semua, seluruh rakyat Indonesia.
https://t.co/QtQtHMGlBj
Gila! Tulisan Om Bea Wiharta! Gila! 🤯
Buat yang gatau Om Bea;
Beawiharta (sering disapa Om Bea) adalah seorang visual storyteller dan mantan pewarta foto senior Reuters yang telah berkarya selama lebih dari 20 tahun di Asia Tenggara. Dikenal dengan karya dokumenter humanisnya, ia kini bekerja independen dan aktif meluncurkan buku foto, seperti memoar Unbreakable.
Merinding! Kalian boleh coba 'mengunjungi' link atau main ke IG Mas Bea, lalu membaca sambil kalian amati slide per slide photonya! 🤯
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
patut dicurigai permainannya:
pertama, stok batubara masih sangat melimpah, tapi stoknya sengaja diekspor ke luar negri.
kedua, hasil ekspor batubara mendatangkan banyak dollar ke dalam negri, akhirnya rupiah mulai menguat.
ketiga, pemerintah jadi pahlawan karena bisa mengatasi lemahnya rupiah.
kesimpulan, rakyat tetaplah jadi korban blackout, industri rumahan terganggu, dan ekonomi macet.
mafia tambang menang, yang kalah seluruh rakyat indonesia, dan embege akan masih jalan.
RPG Maker’s official forums will shut down permanently on December 11, 2026.
When that happens, more than 14 years of community content will be deleted, including tutorials, guides, screenshots, images, attachments, and countless discussions that have helped RPG Maker users for years.
No official archive or backup has been announced.
For many developers, the forums have been an important source of knowledge. Some of this information cannot be found anywhere else.
Many images and files are hosted directly on the forums and could be lost forever once the site goes offline.
Pay close attention 👀
This is actually an excellent example of how feminists bring their insecurities into projects and destroy nearly every aspect of entertainment.
From character design, plot development, and overall team cohesion, they hinder and take away during the process until the project becomes mainly managing their emotions.
In order for Shiftup to succeed, they HAD TO REMOVE people like this from their studio. They're extremely uncool & liabilities.
The worst part is that they're completely unaware of themselves. Like all insane people, they think they're normal.
Word is out that Universal is dropping the horror mega-hit Obsession on digital on June 25th.
People are losing their minds, saying it's going to kill a historic box office run.
They are completely wrong.
This isn't cannibalization. It's the smartest business play in Hollywood right now.
Look at the numbers. Obsession cost under a million bucks to make.
It opened to $17 million, went up 39% in week two, and jumped another 14% in week three.
It is sitting at nearly $240 million worldwide right now.
But Universal knows exactly what is coming.
The back half of the summer is a bloodbath. Toy Story, Minions, Spider-Man, and The Odyssey are about to take over every screen.
When you have a small indie horror film, you don't wait for the massive tentpoles to push you out of the multiplex.
You strike while the iron is hot.
Universal has been doing this for years with movies like Puss in Boots and Sing 2.
They let a movie run, build massive word of mouth, and then drop it on Premium VOD while it’s still playing in theaters.
They have made over a billion dollars doing this.
It doesn't kill the ticket sales. It just gives people who hate the modern theater experience an option to pay 25 bucks to watch it at home.
Why do so many movie nerds still think a digital release automatically destroys a theatrical run?
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.
JUMAT, 12 JUNI 2026 🇮🇩
Kejadian Sebenarnya vs Siaran TV Nasional
Saat ribuan mahasiswa dan warga turun ke jalan, jangan biarkan suara mereka tenggelam
Semua harus tau, kondisi kita tidak baik-baik saja
Gak semua orang bisa turun ke jalan, tapi semua orang bisa bersuara 🔥
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.