Just an English Teacher n a guitar player 🎸/
Best Quote :
Be like a spring which its water spreads and cleans things where it flows.(President BJ Habibie,1998)
Kabar mengerikan dan duka datang dari kota Christchurch, Selandia Baru siang ini.
Atas nama warga Jakarta, kami turut berbelasungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga kepada komunitas muslim di Selandia Baru.
https://t.co/ljlIiyLrvS
TEROR DAN INTIMIDASI TERUS BERLANGSUNG
Saya tidak pernah membayangkan bahwa sebuah niat baik dapat berakhir menjadi beban yang begitu panjang dan berat.
Semua bermula dari sebuah ikhtiar sederhana. Sesama perempuan, sesama ibu, kami membangun sebuah usaha dengan harapan dapat saling menguatkan. Tidak ada niat buruk. Tidak ada keinginan mengambil hak orang lain. Yang ada hanyalah keyakinan bahwa kami bisa bertumbuh bersama.
Lalu pandemi COVID-19 datang.
Seperti jutaan usaha lain di negeri ini, usaha yang kami bangun pun runtuh. Bukan karena kami tidak bekerja keras, tetapi karena keadaan berubah begitu cepat sehingga banyak hal berada di luar kemampuan kami untuk mengendalikannya.
Dalam dunia usaha, untung dan rugi adalah bagian dari risiko yang diketahui semua orang. Namun saya tidak pernah ingin meninggalkan tanggung jawab. Karena itulah saya memilih jalan yang mungkin tidak mudah. Saya tetap berusaha mengembalikan dana yang sudah ditanam sedikit demi sedikit, sesuai kemampuan yang saya miliki.
Saya percaya bahwa integritas bukan diukur ketika hidup sedang mudah, tetapi ketika seseorang tetap memegang janjinya di tengah kesulitan.
Namun perjalanan hidup ternyata membawa saya ke ujian yang jauh lebih berat.
Ketika saya akan maju ujian seminar hasil di suatu pagi malah gelap, tetiba polisi menangkap dan meneror dengan brutal. Kini, ketika saya baru menjalani wajib lapor pertama dan seluruh tim penasihat hukum telah siap menghadapi persidangan yang akan dimulai pada 2 Juli 2026, pada saat yang hampir bersamaan saya kembali menerima penetapan penyitaan apartemen saya, hanya akibat dana usaha kecil-kecilan yang padahal sudah saya cicil sedikit demi sedikit.
Sebagai manusia, saya tentu bertanya dalam hati mengapa berbagai peristiwa besar itu selalu datang tepat pada saat-saat yang sangat menentukan dalam hidup saya. Saya tidak ingin berspekulasi mengenai alasan di balik semuanya. Saya hanya dapat menyampaikan apa yang benar-benar saya alami.
Yang paling berat bukanlah apartemen itu sendiri.
Yang paling berat adalah ketika anak saya, yang sama sekali tidak mengetahui apa pun tentang persoalan orang tuanya, harus membuka pintu rumah dan menyaksikan proses penyitaan itu berlangsung. Sebagai seorang ibu, tidak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat anak ikut memikul beban yang bukan miliknya.
Namun saya tidak akan membiarkan semua tekanan itu mengubah siapa diri saya.
Saya tetap percaya bahwa tanggung jawab harus diselesaikan dengan tanggung jawab. Saya tetap percaya bahwa hukum harus dihormati. Dan saya tetap percaya bahwa kebenaran harus diperjuangkan melalui cara-cara yang bermartabat.
Karena itu, kepada seluruh sahabat dan para pejuang yang selama ini berjalan bersama saya, saya ingin menyampaikan satu hal.
Jangan biarkan berbagai tekanan yang saya alami hari ini melemahkan semangat kita untuk terus mencari dan memperjuangkan apa yang kita yakini sebagai kebenaran. Saya tidak meminta siapa pun membela saya sebagai pribadi. Yang saya harapkan hanyalah agar semangat untuk menjunjung kejujuran, integritas, dan keberanian tidak pernah padam.
Saya akan tetap berdiri dengan kepala tegak.
Tekanan boleh datang silih berganti. Cobaan boleh datang bertubi-tubi. Tetapi keyakinan saya tidak akan runtuh.
Selama hati nurani masih memanggil saya untuk memperjuangkan apa yang saya yakini benar, saya tidak akan mundur.
Karena pada akhirnya, sejarah tidak hanya mencatat siapa yang paling kuat menghadapi badai. Sejarah juga mencatat siapa yang tetap memilih berdiri tegak ketika badai itu datang.
Berapa jahatnya berita yang beredar yang tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Setelah ancaman, teror, bujukan restorative justice, rayuan Rp 50 miliar tidak mempan, sekarang yang dilakukan adalah fitnah mempermalukan, untuk melemahkan mental saya menghadapi Sidang 2 Juli 2026.
Hasbunallah wani"mal wakil
Nimal maula wani'man nashiir.
La haula wala queeata illa billah.
Pemberian gelar BAGINDA PEMUKA BANGSA kepada Jokowi tidak sah.
Sebab 5 raja yg ada di lampung tak satupun yg hadir pada pemberian gelar tsb.
Ini parah ni😆
Apa alasan takut sidang LIVE?
Saya diperiksa berkali-kali ke POLDA tidak pernah absen, saya tidak takut!
Saya di suruh wajib lapor seminggu sekali berbulan-bulan, saya tidak takut!
Saya ditangkap secara tidak manusiawi lalu dijebloskan ke sel tahanan saya tidak takut!
Saya dijadwalkan sidang, saya InsyaAllah akan datang saya tidak takut!
Saya pakai baju orange saja tidak takut!
Lalu siapa yang rencana mau ngumpet dari kamera LIVE ini???
@DokterTifa Tak banyak orang yang bisa sekuat ibu. Tetap tegar pada keyakinan akan kebenaran ya Bu. Kami mendoakan semoga tetap semangat, senantiasa sehat dan dilindungi oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Aamiin.
INDONESIA SEDANG CARUT MARUT,
SUMATERA GELAP, PAPUA MERANA, RUPIAH TERBURUK SEPANJANG SEJARAH, EL NINO MENGANCAM, IHSG CETAK LOWER LOW, BANYAK LAGI !!
PRESIDEN ???
MEMILIH KE PARIS !!
Selasa, 26 Mei 2026. Sementara Presiden Prabowo Subianto mendarat dengan karpet merah di Bandara Orly, Paris, setelah 16 jam penerbangan diiringi musik "Sous le ciel de Paris" negeri yang beliau pimpin tengah dilanda badai berlapis-lapis.
RUPIAH HANCUR
Hari ini rupiah dibuka di level Rp17.855 per dolar AS. Melemah terus sejak awal tahun, sudah anjlok lebih dari 6% dan kini masuk daftar mata uang terlemah di Asia. Mata uang negara tetangga justru kompak menguat. Hanya kita yang terus turun.
SUMATERA GELAP TOTAL
Jumat malam, 22 Mei 2026, pukul 18.44 WIB. Seluruh jaringan listrik Sumatera lumpuh total. Blackout massal melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatera Selatan. Warga panik. Sinyal putus. BBM genset langka. Ada korban jiwa. PLN minta maaf, menyebut penyebab awal gangguan transmisi 275 kV di Jambi akibat cuaca buruk.
Namun pengamat seperti Said Didu menuding akar masalahnya jauh lebih dalam: berkurangnya pembangunan infrastruktur kelistrikan secara drastis selama 10 tahun terakhir.
Listrik baru pulih total Minggu pagi, 24 Mei.
Tiga hari rakyat Sumatera hidup dalam kegelapan.
PESTA BABI: KETIKA FILM DILARANG LEBIH KERAS DARI MASALAHNYA
Film dokumenter "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" karya Dandhy Laksono mengungkap bagaimana 2,5 juta hektar hutan Papua Selatan akan dikonversi untuk perkebunan industri PSN yang mengancam kehidupan masyarakat adat suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu. Sejak April hingga Mei 2026, sedikitnya 21 kali intimidasi serius terjadi saat pemutaran film ini di berbagai daerah pembubaran paksa, telepon dari aparat, hingga pengawasan intelijen. Amnesty International Indonesia menyebut ini sebagai kegagalan terang-terangan negara melindungi kebebasan berekspresi.
Yang ironis: negara lebih gesit membubarkan nobar film daripada menyelesaikan perampasan tanah yang menjadi isi filmnya.
Banyak yang bertanya: kalau terjadi kerusuhan, bencana, atau krisis mendadak saat Prabowo di Paris apakah Gibran bisa langsung bertindak?
Apakah Gibran otomatis jadi Presiden?
Jawabannya:
TIDAK OTOMATIS, tapi ada mekanismenya.
Secara hukum, ketika Presiden melakukan kunjungan ke luar negeri, Presiden menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menugaskan Wakil Presiden untuk menjalankan tugas-tugas presiden selama kunjungan tersebut.
Ini bukan pelimpahan kekuasaan penuh, bukan Plt. Presiden, dan bukan pergantian jabatan.
Gibran menjalankan tugas teknis pemerintahan harian atas nama Presiden semua keputusan strategis besar tetap menjadi tanggung jawab Prabowo.
Artinya: jika ada kerusuhan, Gibran bisa koordinasikan Polri dan TNI dalam kapasitas tugas harian. Tapi untuk menetapkan keadaan darurat nasional, misalnya, itu tetap wewenang Presiden yang bisa dilakukan dari mana pun, termasuk dari Paris, karena teknologi komunikasi tidak mengenal jarak.
Dan bagaimana jika keduanya Presiden dan Wapres berhalangan secara bersamaan?
Barulah berlaku mekanisme Triumvirat: Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama menjadi pelaksana tugas kepresidenan, berdasarkan Pasal 8 Ayat 3 UUD 1945.
Dalam Kabinet Merah Putih saat ini, ketiganya adalah Tito Karnavian, Sugiono, dan Sjafrie Sjamsoeddin.
Rupiah di Rp17.768.
Sumatera baru saja keluar dari kegelapan tiga hari.
Papua dibungkam lewat film dokumenter.
Dan pemimpin negara ada di Paris.
Pertanyaannya bukan siapa yang secara teknis memegang stempel kekuasaan hari ini.
Pertanyaannya adalah:
apakah kekuasaan itu benar-benar hadir untuk rakyatnya?
Presiden kita ini benar benar tidak punya rem untuk tidak mengambur hamburkan uang negara. Coba istana jelaskan ke rakyat secara gamblang tentang hasil nyata dari tiap kunjungan yang dilakukan hampir tiap minggu melawat ke luar negeri? Berapa anggaran negara yg dihabiskan hanya untuk berpergian? Pantaskah itu dilakukan saat rupiah terpuruk terhadap dollar, harga saham merosot dan remuk di mata investor, serta banyak rakyat sedang kesulitan ekonomi karena harga harga kebutuhan yang makin mahal? Apa tidak ada orang di sekeliling presiden yg bisa menasehati agar pak Prabowo lebih punya empati, hingga mendahulukan bekerja berdasarkan prioritas dan akuntabilitas?
BreakNews‼️ Pasukan telah IDF Israel menewaskan seorang anak laki-laki Palestina umur 14 tahun. Video ini perlu jadi perhatian publik. Tolong bantu sebarin ya ‼️
Semua harus dibuka.
Kita berterima kasih kepada pembuat film “pesta babi” karena dari film itulah kita tahun siapa saja oligarki yang mendapatkan tanah di Papua.
Yang penting dibuka juga adalah pejabat dan mantan pejabat yg memberikan tanah tersebut ke mereka.
3C - Kunci Selesainya Kasus Kontroversi Ijazah JKW
oleh; dr Tifauzia Tyassuma
Tahun 2026 membuka babak selanjutnya dari Kasus Kontroversi Ijazah Joko Widodo vs TROY — Tifa-Roy.
Namun bagi saya, ini bukan sekadar perkara satu lembar ijazah. Ini adalah pelajaran besar tentang bagaimana sebuah bangsa memperlakukan kebenaran.
Sebab dalam negara yang sehat, kebenaran tidak boleh bergantung pada siapa yang paling berkuasa, siapa yang paling banyak pendukungnya, atau siapa yang paling keras membungkam pertanyaan.
Kebenaran harus sanggup berdiri di ruang terang. Ia harus dapat diperiksa. a harus dapat diuji. Ia harus dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itulah, memasuki 2026, saya melihat babak ini bukan lagi sekadar perang opini. Bukan lagi sekadar hiruk-pikuk media sosial. Bukan lagi sekadar adu narasi antara mereka yang percaya dan mereka yang bertanya.
Babak ini harus naik kelas menjadi babak kejernihan. Dan kejernihan itu memiliki tiga pintu:
Clean Documents.
Clear Procedures.
Credible Witnesses.
Dokumen harus bersih.Clean Documents.
Artinya, dokumen tidak cukup hanya disebut ada. Ia harus bisa dilihat dalam konteksnya, diperiksa keutuhannya, ditelusuri asal-usulnya, diuji konsistensinya, dan diletakkan dalam rantai pembuktian yang terang. Dalam perkara apa pun, apalagi yang menyangkut figur publik dan sejarah kekuasaan nasional, dokumen bukan sekadar benda mati. Dokumen adalah jejak peradaban. Ia menyimpan memori institusi, rekam administratif, dan tanggung jawab hukum. Jika dokumen benar, ia tidak perlu takut cahaya. Jika dokumen kuat, ia tidak perlu dilindungi oleh kabut. Jika dokumen sahih, ia justru akan semakin tegak ketika diperiksa.
Prosedur harus benar. Clear Procedures.
Sebab kebenaran yang lahir dari prosedur yang kabur apalagi carut marut, akan selalu meninggalkan luka. Dalam negara hukum, cara menemukan kebenaran sama pentingnya dengan kebenaran itu sendiri. Tidak boleh ada proses yang berjalan dengan prasangka, tekanan, ketertutupan, atau ketimpangan akses. Tidak boleh ada warga negara yang dipaksa diam hanya karena ia bertanya. Tidak boleh ada hukum yang terasa tajam kepada penanya, tetapi tumpul kepada pertanyaan pokoknya. Prosedur yang benar berarti semua pihak diberi ruang yang adil. Hak tersangka dihormati. Bukti diuji. Ahli didengar. Rantai dokumen ditelusuri.
Sebab hukum bukan alat untuk memenangkan kekuasaan. Hukum adalah jalan untuk menemukan keadilan.
Saksi harus kredibel. Credible Witness
Dalam perkara besar, saksi bukan hanya orang yang hadir. Saksi adalah penjaga ingatan. Saksi membawa kepingan waktu yang tidak bisa digantikan oleh opini. Namun saksi yang dibutuhkan bukan saksi yang sekadar ramai. Bukan saksi yang hanya mengulang keyakinan. Bukan saksi yang hadir untuk memperkuat posisi politik tertentu.
Saksi yang dibutuhkan adalah saksi yang relevan, kompeten, konsisten, independen, dan berani diuji. Saksi yang tidak hanya berkata, tetapi mampu menjelaskan. Saksi yang tidak hanya mengingat, tetapi mampu menempatkan ingatannya dalam kronologi, dokumen, dan realitas administratif yang bisa diverifikasi.
Di sinilah pelajaran besar untuk Indonesia. Bahwa bangsa ini tidak boleh terus-menerus hidup dalam budaya “percaya saja”. Tidak boleh.
Bangsa besar tidak dibangun di atas kultus personal. Bangsa besar dibangun di atas institusi yang kuat, dokumen yang tertib, prosedur yang adil, dan warga yang berani berpikir.
Jika seorang warga bertanya, jawabannya bukan stigma. Jika seorang ilmuwan menguji, jawabannya bukan tekanan. Jika seorang ahli meneliti, jawabannya bukan pembungkaman. Jika sebuah dokumen dipersoalkan, jawabannya adalah pembuktian.
Karena pertanyaan bukan kejahatan. Keraguan bukan dosa. Penelitian bukan permusuhan.
Maka TROY, Tifa-Roy, dalam babak ini bukan sekadar nama
TROY adalah simbol dari keberanian untuk meminta kejernihan.
TROY adalah rakyat yang menuntut tegaknya kebenaran.