entah siapa yang menuliskanya, tapi masuk akal bagiku:
"dicintai itu adalah batas paling bawah, pastikan kamu dihormati, diutamakan, didukung, dibanggakan, diinginkan, dan dilindungi".
POV Berbuat Baik:
Kebaikan 1: wahhh, makasih bangett 🥹🥹🙌🏼
Kebaikan 2: makasih yahh anak baik
Kebaikan 3: kamu baik banget
Kebaikan 4: makasihhh
Kebaikan 5: thanks
Pas skip: kok udah nggak?
Don’t take anything for granted. Jangan sampai sadar ‘kebaikan’ itu berharga pada saat udah gak didapetin lagi.
Kalau ditanya iri ya IRI BANGET!!!! Congrats for them.
But bagiku, aku ga perlu kok sampai gini, gak perlu diterima / didukung. Hanya perlu tetap di anggap aku sebagai anak dan seorang manusia tanpa di judge didalam keluarga aja udah cukup. Gak perlu ditanya kapan nikah mulu.
Cermin Kualitas Diri
Isi Kamarmu = Gambaran Isi pikiranmu
Pengeluaranmu = Gambaran disiplinmu
Jadwal Harianmu = Gambaran prioritasmu
Cara Bicaramu = Gambaran Isi Otakmu
Mulut bisa merekayasa citra, tapi hal diatas bicara jujur tentang kualitas aslimu. So, jangan sampai sibuk poles "casing" di sosmed, tapi jeroannya berantakan.
CMIIW
🌱