Seperti kasihan melihat kaca saat sepasang mata menerka denyut hitam di nadiku. Dingin melompat dari kenangan ke tangan--menggenggam malam yang kehilangan suara.
#sajakmalam
Inilah potret akurat bagaimana para mahasiswa di masa ini menafsirkan "revolusi proletariat".
But that doesn't matter. As the popular adage goes, "If you're not a socialist before you're twenty-five, you have no heart; if you are a socialist after twenty-five, you have no head."
Aksi kemarin itu protes kebijakan publik, karena ngga percaya sama integritas lembaganya (DPR, Istana, MK, dll) jadi demokrasinya dibawa ke ruang publik yg tersisa, jalanan misalnya. Kalau bedain sama acara nikahan aja bingung ya emang pantes lo pada 20 taun dapetnya wiranto mulu
People hear the word โfreedomโ.
Itโs sounds fun, heroic, vital.
They make up stories and songs to celebrate it.
Then they realise it means risk and responsibility.
So they select โsafetyโ instead.
And freedom dies.
Agama telah merampas Tuhan dari kita, memberinya topeng lewat teologi yang mereka susun dan memaksakannya pada kita sebagai demiurge dengan kekuasaan yang asing, yang tak jarang memisahkan kita dari segalanya, bahkan dari diri kita sendiri.
Anggapan bahwa anak dan pelajar tidak paham isu sama saja dengan mengerdilkan ketertindasan mereka akibat tekanan budaya, sistem pendidikan, lingkungan, dan kemiskinan yang mempersulit mereka bergerak.
https://t.co/IpOVggAaQA - Tabayyun Pasinringi #terkini