@nalar_logis @Dennysiregar7 justru jokowi yg memanfaatkan prabowo yg pasti terpilih dlm pilpres dipasangkan dg siapa pun, sekarang sedang pasang perangkap supaya prabowo bisa jadi bonekanya dg mengubah peraturan utk memberi kekuasaan wapres y powerful dg berbagai kelicikannya
Saya menunggu sampai sore, menunggu emosi ini reda supaya tidak terlalu emosi. Menjaga harkat, martabat, nama baik yang sudah jarang ada diantara kalian. Saya berusaha jujur dan adil kepada seluruh kaum nahdliyin, baik yang saya โasuhโ dalam meningkatkan ekonomi maupun yang tidak saya kenal.
Saya dididik oleh Muhammadiyah, tapi saya banyak bergaul dengan nahdliyin karena NU ini lebih sungguh-sungguh menikmati kehidupan grass root nya. Saudara saudara ku ini lebih mudah dibina, lebih gampang disuruh dan lebih rajin menyimak melaksanakan omongan pemimpin.
Saya lihat sebuah foto yang sangat menyakitkan, muncul disaat yang sangat emosional.
- Sebegitu bosan kalian melarat, ingin berguna, dan seterusnya sehingga harus bertemu dengan musuh saudara kalian?
- Kalian ngapain kesana?
- Biaya siapa?
- Kenapa Presiden, kenapa kalian ga berorasi didepan IDF atau Rabin?
- Sudahlah kalian ke Gaza? Melayat saudara saudara kalian yang jadi suhada? Melihat anak anak saudara kalian yang yatim dan istri saudara saudara kalian yang menjanda?
- Apakah disana ada ahli tambang yang bisa kalian tanya setelah permintaanmu mendapatkan IUP dipenuhi?
- Bisakalah kalian sesumringah ini menghadapi saudara saudaramu yang sedang pengajian?
- Mana tampang bengismu terhadap pembunuh anak anak dan saudara saudaramu?
- Dimana marwah NU kamu tempatkan?
- Apa tujuan utama kunjungan kesana? Apakah untuk menjalin hubungan antarumat beragama, mempromosikan perdamaian, atau membahas isu-isu tertentu?
- Sudah konsultasi dengan siapa sebelum kalian kesana?
- Dengan siapa saja kalian bertemu selama di Israel? Apakah ketemu messianik dan belajar kemampuan manajemen mereka dibidang pelacuran yang merupakan salah satu PAD terbesar Israel?
- Ataukan mereka calon pembeli hasil tambang?
- Apakah kalian diutus membicarakan normalisasi?
- Apakah ada kesepakatan atau kerjasama yang terjalin hasil dari pertemuan tersebut yang menguntung NU?
- Bagaimana pendapat kalian terhadap kemerdekaan Palestina dan hak-hak rakyat Palestina?
- Bagaimana NU akan menyelamatkan mukanya dihadapan nahdliyin, rakyat dan internasional
- Bagaimana berharap khalayak percaya setelah berkali kali NU melakukan politik dua kaki, diantaranya ga berpolitik tapi jadi Menteri dan mendukung salasatu konsestan Presiden?
- Masih kah pengurus punya muka menghadapi pertanyaan kaum muda penerus NU?
- Kapan kalian berani mendatangi kami untuk diskusi? Ataukah hanya akan kirim Banser teriak-teriak persekusi?
- Menurut kalian, kalian itu hebat, pinter, berkuasa?
Bantu dulu saudaramu yang melarat sebelum jalan jalan !!
- Diskusi apa yang kalian lakukan dengan para pembunuh saudara saudara kali?
Pengajian kalian bubarkan, pembunuh kalian ajak cengkrama.
Eh, btw emang kapan kalian pernah turun kejalan bela rakyat? Dalam mimpi?
Malu, kalau bukan foto digital sudah saya robek-robek foto ini sambil minta ampun pada Allah.
Astagfirullah.
Saya yang bukan nahdliyin aja malu.
Kata "Nahdliyin" berasal dari bahasa Arab, yaitu ููุถูููู (Nahแธliyyลซn), yang merupakan bentuk jamak dari kata ููุถูู (Nahแธliyy). Kata "Nahแธliyy" sendiri berasal dari kata ููุถุฉ (Nahแธah), yang berarti "kebangkitan" atau "kemajuan".
Oleh karena itu, kata "Nahdliyin" secara harfiah dapat diartikan sebagai "orang-orang yang bangkit" atau "orang-orang yang maju".
Makna kata "Nahdliyin" ini sejalan dengan tujuan didirikannya Nahdlatul Ulama (NU), yaitu untuk membangkitkan dan memajukan umat Islam Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan, baik keagamaan, sosial, maupun ekonomi.
Kata "Nahdliyin" pertama kali digunakan oleh KH. Hasyim Asy'ari (BUKAN Ketua KPU), pendiri NU, pada Muktamar NU ke-1 di Surabaya tahun 1926. Beliau menggunakan kata ini untuk menyebut para pengikut NU yang bertekad untuk membangkitkan dan memajukan umat Islam Indonesia.
Kata "Nahdliyin" digunakan untuk menyebut para anggota NU, baik laki-laki maupun perempuan. Kata ini juga sering digunakan untuk menyebut NU secara keseluruhan, misalnya dalam frasa "Nahdliyin Indonesia".
Selain makna harfiah "orang-orang yang bangkit" atau "orang-orang yang maju", kata "Nahdliyin" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai pembawa semangat dan nilai-nilai NU. Makna ini mencakup semangat Islam moderat, toleransi, dan komitmen untuk kemajuan umat bangsa.
@Dennysiregar7 Kaya lu dulu garang karena kebal hukum penjilat jokowi mentigma teroris ke umat, skarang lu cemen begitu vokal lsg dirangkap, gara2.terlalu dipuja dan dihilat sama lu junjunganya jadi otoriter bebas memangun dinasti.. lo hrs tanggung jawab bukab ngunpet diketiaknya.
Dari gesture yang bercanda ria, video anak-anak SMP yang mengibaratkan makan cepat saji sebagai "tulang anak Palestina" dan "darah anak Palestina" ini sangat mungkin sekedar cerminan kenormalan di circle-nya, alhasil bukan kenakalan terisolir, tapi jejak dari suatu dogma nirempati yang tidak sengaja ter-expose.
TANGKAP DAN ADILI PRESIDEN JOKOWI PENJAHAT DEMOKRASI PERUSAK KONSTITUSI....
SUMBER DARI SEGALA SUMBER MASALAH DI INDONESIA....โผ๏ธ
#IndonesiaJawaraKorup#IndonesiaJawaraKorup
๐๐
@opposite6892 Mirip politik konoha rakyatnya diperlakukan spt binatang tapi psjabat aparat bintang keparat korup diberi sila kemanusiaan yg adil dan beradab.
Gw jijik bin marah banget lht foto ini. Gerombolan menteri RI foto cuma jd dayangยฒ bule byk b@c0t yg hobi ngeprank. Dah gitu mrk keliatan bangga banget berdiri di blkg si bule sambil cengar-cengir. Harga diri kemana? Najissss...!!!
Mana yg juga muak? hayo gacung!