Pengingat sederhana saat pikiran mulai terasa bising: bedakan mana yang bisa diubah, mana yang cuma perlu diterima.
Mana yang paling sering bikin kamu kepikiran belakangan ini?
Jurnalis sekaligus Pendiri Narasi, Najwa Shihab, menghadiri World Meeting on Human Fraternity di Roma.
Dalam sesi round table dengan tajuk “Disarmare le parole per disarmare il mondo (Melucuti kata-kata untuk melucuti dunia)” Najwa Shihab berbicara mengenai jurnalisme di Indonesia hingga Gaza dan seluruh Palestina. Acara ini turut dihadiri oleh CEO dan Pemimpin redaksi berbagai media internasional seperti CNN, BBC, Aljazeera, Le Monde, Fox News, The New York Times, Sky News, dan lain-lain.
“Kata-kata bisa menjadi tembok dan perisai, tapi bisa juga menjadi jembatan menuju kebenaran. Kata-kata bisa menghancurkan, tapi juga bisa membela martabat dan kemanusiaan.”
Acara ini diselenggarakan oleh Basilika Santo Petrus, Fratelli Tutti Foundation, dan Be Human Association yang direncanakan berlangsung dari 12-13 September.
| Mata Najwa
#BeHuman #CatatanNajwa
@penaikhwan Bagaimana cara kita memahami konsep keteraturan yang ada dan terjadi di alam semesta ini secara tertata rapi?
Sedangkan kita juga di hadapkan dengan sebuah keyakinan atas semua yang terjadi bahwa semua ini adalah sebuah takdir !
@kegblgnunfaedh Aku masih jauh dari kata soleh, tapi rasa hampa atas ramadhan yang segera berlalu ini nyata, izinkan kami bertemu lagi dengan bulan berkah Mu Ya Rabb.🤲🤲😥