Ini foto banyak saksinya.
Ketika orang Solo pertama kali datang ke Jakarta. Betapa si baju putih yang ngajari pidato, ngajari bagaimana pakai baju yang pantas, bagaimana menghadapi audiens, menghadapi orang-orang Jakarta terutama orang-orang Jaksel yang yaaa...gitu deh kalau lihatin orang kan from top to toe.
Sampai akhirnya, somehow dia jadi orang nomor satu.
Seharusnya, 11 tahun kemudian, giliran si baju kotak-kotak seharusnya mensupport si baju putih, yang telah banyak sekali jasanya kepada dia.
Etapi nih tapi
Sebetulnya mas @aniesbaswedan kok senasib ya sama saya waktu itu? Sama-sama ketipu wajah polos penampilan ndeso ygy?
Netizen Tanya Dong ??
Kalian Lebih Percaya Gus Plered ( Like )
Atau Lebih Percaya Buya Yahya ( RT )
Gus Fuad Plered Minta Buya Yahya Bertobat Gegara Bodohi Umat Islam, Ada Apa? https://t.co/wRZI4lENFi
Menurut saya statemen begini bisa jd bumerang buat dirinya.
Kalo terjadi kecurangan berarti kita tau pelakunya.
Kang ebok istana mana suaranya. https://t.co/3KLo0FMkZK
Saatnya Cawe-cawe Presiden Jokowi Dihentikan, Denny Ungkap Ada Upaya Jahat Gagalkan Pencalonan Anies Baswedan hingga Tega Membajak Partainya SBY
https://t.co/tdAK3x4aVO
Ada yg bertanya, kenapa Moeldoko ‘seberani’ itu ingin merebut Demokrat —yang Ketua Majelis Tingginya adalah orang yg telah pernah mengangkat harkat dan martabatnya dgn menjadikannya sbg Kasad lalu Panglima TNI? Alasannya sederhana, ia merasa ada yang ‘membekingi’. Sebab patut diduga ia mendapat ‘full backup’ dari atasannya. Karena, seorang atasan yg baik tak mungkin membiarkan bawahannya berbuat ‘gaduh’, apalagi ingin ‘membegal’ partai orang lain.
—
SBY soal PK Moeldoko: Jangan-jangan Ini Serius Demokrat Akan Diambil Alih
https://t.co/fgwjxEv5Fz