Akhirnya, setelah sekian lama nabung buat bahan dekor dan kemarin seharian cat tembok, disulap lah kamar kecil yg jarang ditempatin ini jadi sedikit aesthetic:'))))
Pernah denger soal pink theory gak?
Cewek yang dulu benci banget sama pink tapi pas udah tua atau dewasa tiba-tiba suka pink, bukan karena dia gila
Tapi karena emosinya udah mulai healing dan ngerasa nyaman, dia udah ngerasa aman dan makin happy, atau mungkin dia udah gak peduli lagi apa kata orang 🤲🏻🙃
TITIK
Reminder to:
• Gibran menyuap mahasiswa UBK 300 juta
• Korupsi emas jampidsus 74KG
• Kasus keracunan mbg
• Korupsi 10M Kebun Binatang Surabaya
• Korupsi pengadaan kipas angin Kopdes 1,8 Triliun
• pemotongan anggaran perpusnas 377 M
• Dana belanja pendidikan Indonesia terendah, hanya 1,3%
• BBM Pertalite Mulai langka
Saking gaada berita baik di negara ini🥲🥲
Yang dikorupsi bukan proyek mewah atau barang mewah, melainkan pakan satwa. Dampaknya bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi tubuh yang kurus, hewan yang sakit, dan nyawa yang hilang. Mirisnya, korbannya bahkan tidak bisa meminta keadilan.
Bangun all, mantan Direktur Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, korupsi Rp10,2 miliar selama 8 tahun!!!
Dana buat pakan dan perawatan satwa diembat. Sekitar Rp7,4 miliar masuk kantong pribadi.
Akibatnya? Satwa jadi menderita, kurus, kurang sehat, bahkan ada yang mati.
Duit dimakan sendiri, satwanya yang jadi korban. Kurang kejem gimane coba ini orang😅
Gak habis pikir sama taktik gila founder Canva dulu. Demi dapet modal bisnis, dia nekat latihan selancar berbulan-bulan sampe babak belur cuma buat ngejar investor yang lagi liburan di pantai.
Nama ceweknya Melanie Perkins. Dulu pas masih kuliah di Australia, dia punya mimpi bikin platform desain yang gampang banget dipake semua orang. Pas dia nyari modal ke San Francisco, dia malah diketawain dan ditolak sama 100 lebih investor di sana karena idenya dianggap konyol.
Tapi bukannya nangis terus pulang kampung, si Melanie ini malah muter otak pake strategi gila yang gak masuk akal sehat. Dia denger info kalo ada investor raksasa yang lagi dia incar tuh hobinya main kitesurfing (selancar layang).
Karena dia gak punya akses buat ketemu di kantor, dia nekat latihan olahraga ekstrem itu berbulan-bulan sampe badannya babak belur dihantam ombak. Tujuan utamanya cuma satu, biar bisa ikutan nyebur ke laut dan dapet celah waktu buat presentasi pas si bos lagi istirahat di pinggir pantai.
Bener-bener taktik nyari modal paling ekstrem. Tapi gila, dedikasi nekatnya itu berhasil ngeluluhin hati para investor. Tahun 2013 Canva resmi rilis, dan sekarang malah sukses jadi aplikasi raksasa bernilai ratusan triliun.
Jadi buat lu yang tiap hari pake Canva buat bikin tugas atau revisi desain kerjaan, sungkem dulu sama kegigihan mbak Melanie yang ampir kelep di laut demi lu semua.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh korban dan keluarga serta seluruh masyarakat yang terdampak atas insiden yang terjadi antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line Cikarang.
Seluruh korban telah diberikan dan ditangani perawatannya di Rumah Sakit rujukan. KAI Commuter bersama pihak asuransi memastikan biaya pengobatan ditanggung sesuai ketentuan dan terus berupaya untuk pendampingan kepada korban dan keluarga. Kami juga menyediakan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu informasi kepada keluarga.
@karirfess “Kampus murah” ya pendidikan memang harusnya murah bahkan gratis.
Gue lulusan salah satu PTN termahal dan gue rasa biaya pendidikan mahal tu makin kesini makin dinormalisasi, tiap tahun makin mahal, rasanya pendidikan skrg cenderung jadi bisnis drpd buat ningkatin sdm
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
nak.. dik.. kids..
bapak cuma mau bilang. semisalnya di usia kalian yg masih di bawah 30 tahun dan ngeliat temen2 kalian udah beli rumah..
kalian jangan merasa kalah atau tertinggal ya😊🙏
sepaham bapak, punya rumah < 30 tahun, itu hanya ada beberapa kemungkinan:
- warisan
- warisan ortunya
- dibelikan oleh ortunya
- dibeliin ortunya
- hehehe😌😁
kecuali, temen mu itu emang di atas rata2 pekerjaannya dari awal lulus kuliah, misal beliau langsung kerja di top tier company, langsung kerja di multinasional, langsung kerja di arab, langsung kerja di luar negeri..
kalo ini mah, emang orangnya yg gacor dari segi income-nya🫵
CINA:
"Amerika Serikat adalah pecandu perang. Sepanjang sejarahnya yang lebih dari 240 tahun, negara ini selalu berperang kecuali selama 16 tahun."
Amerika Serikat memiliki 800 pangkalan militer luar negeri di lebih dari 80 negara dan wilayah.
Amerika Serikat adalah penyebab utama kekacauan internasional, gejolak global, dan ketidakstabilan regional."
~ @Eng_china5