Posisi Cadangan devisa sebesar US$144,90 miliar per 31 Mei 2026. Menurun dari posisi akhir April 2026 dan Desember 2025. Penurunan 5 bulan pertama 2026 mencapai US$11,57 M, terbanyak dibanding kurun serupa tahun-tahun lalu. Padahal, utang luarnegeri Pemerintah dan BI meningkat.
🚨 Bantu viralkan!! #saveUnsoed
Beredar temuan serius soal beberapa guru besar UNSOED yang dikukuhkan Februari 2025. Salah satunya melibatkan publikasi di International Journal of Advanced Science and Technology.
Ternyata kasus plagiat & fabrikasi data yang dilakukan Agus Maryoto (Dekan FT UNSOED) hanyalah puncak gunung es
Berikut fakta-faktanya:
1. Bidang ilmu peneliti = Hukum (Fakultas Hukum UNSOED), tapi jurnalnya masuk ruang lingkup Ilmu Komputer, Energi, dan Rekayasa → jelas tidak match.
2. Jurnal diklaim Scopus Q3, tapi tidak ditemukan sama sekali saat dicari di https://t.co/Uz66kQDble (halaman error & artikel tidak ada).
3. Jurnal ini masuk daftar hijacked journal (jurnal bajakan) sejak Agustus 2023. Publisher asli sudah discontinued, tapi ada versi palsu yang masih aktif.
Semua bukti ini menunjukkan indikasi kuat bahwa publikasi tersebut tidak sah dan tidak layak dijadikan dasar pengajuan jabatan akademik guru besar
Wajar saja jika kasus publikasi guru besar Unsoed banyak yang bermasalah, kasus yang jauh lebih besar plagiat yang dilakukan Agus Maryoto Dekan FT UNSOED yang diduga lakukan 5 plagiat + 1 fabrikasi data diabaikan masih aman jabatannya
Kalau kasus Agus Maryoto dibiarkan, kasus-kasus lain juga akan lolos. Belum lagi UKT mahal, kekerasan seksual & proyek-proyek dekan!!
CC @Kemdiktisaintek@Brian_Yuliarto@UnsoedOfficial
Arus investasi lainnya modal asing (simpanan di Lembaga keuangan, dll) selama trw I-2026 keluar neto US$1,05 M, dan modal penduduk keluar neto US$6,75 M. Arus modal neto keluar US$7,80 M, terbesar selama ini. Ada indikasi, modal penduduk banyak parkir di luar beberapa tahun ini.
Ini siapa jends yg pake almet unsoed? ada kah di antara kalian yang mengenalnya? di saat kita lg pada sibuk UAS ini kok bisa bisanya beliau ikut ke sana. kalo emg anak unsoed coba muncul dong dapet kesimpulan apa dr pembahasan beliau itu
Dugaan Pelanggaran Integritas Akademik Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Kemendiktisaintek Dinilai Belum Ambil Langkah Tegas.
Puwolerto - Polemik terkait dugaan pelanggaran integritas akademik yang melibatkan Agus Maryoto, Dekan Fakultas Teknik di Universitas Jenderal Soedirman, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai bahwa meskipun temuan pelanggaran telah mencuat dan menjadi perbincangan luas, hingga kini belum terlihat langkah tegas dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Kritik tersebut muncul karena masyarakat akademik menilai integritas merupakan fondasi utama dalam dunia pendidikan tinggi. Setiap dugaan pelanggaran yang telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan terbukti seharusnya ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.
Sejumlah kalangan mempertanyakan sikap Kemendiktisaintek yang dinilai belum memberikan respons yang memadai terhadap kasus tersebut. Mereka berpendapat bahwa pembiaran terhadap pelanggaran integritas akademik berpotensi menciptakan preseden buruk di lingkungan perguruan tinggi dan menimbulkan kesan adanya standar yang berbeda dalam penegakan etika akademik.
Bantu viralkan!!
Manisnya jabatan membuat Agus Maryoto tahan malu meski plagiatnya sudah terbukti.
Update skandal plagiat Dekan FT Unsoed: Kemendiktisaintek sudah rekomendasikan Unsoed selesaikan sendiri dengan bentuk tim pemeriksa. Sayangnya tim itu dibentuk rektorat & kurang netral. Agus Maryoto kan orang dekat rektor!!
Sekarang AM sedang berusaha lolos dari dosa besar ini sepertinya berhasil. Didukung penuh oleh Wakil Rektor I Prof. Noor Farid & Wakil Rektor II Dr. Kuat Puji Prayitno yang sudah melaporkan ke Kemendiktisaintek bahwa AM "bebas plagiasi"
Ironisnya, kedua wakil rektor ini baru diangkat jadi guru besar pada Februari 2025. Karya ilmiah mereka banyak terbit di jurnal abal-abal, tak layak jadi profesor
Mereka berdua mati-matian mempertahankan jabatan & nama baik demi keuntungan pribadi. Padahal jabatan itu diperoleh dengan cara-cara berdosa. LHKPN mereka pun menunjukkan lonjakan kekayaan drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Ini bukan lagi soal plagiat satu orang, tapi soal rusaknya integritas akademik Unsoed. Ketika jabatan terlalu manis, malu jadi terlalu mahal untuk dibayar
@Kemdiktisaintek, @OmbudsmanRI137 & Komisi X DPR RI, tolong awasi serius kasus ini. Jangan biarkan integritas akademik @UnsoedOfficial dirusak dari dalam!!
Perlindungan Unsoed terhadap Kasus Plagiasi Agus Maryoto
Kasus dugaan pelanggaran akademik yang menjerat Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Agus Maryoto, mengungkap adanya upaya perlindungan dari pihak internal kampus demi menganulir temuan fakta dari pemerintah pusat:
✅ Temuan Telak Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek: Pihak kementerian telah menurunkan tim pemeriksa dengan kualifikasi dan kompetensi kuat untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh serta verifikasi lapangan komprehensif. Melalui keterlibatan banyak ahli Teknik Sipil dari dalam dan luar kampus, hasil investigasi resmi menyatakan Agus Maryoto positif melakukan fabrikasi data dan plagiasi. Atas pelanggaran berat ini, kementerian mengeluarkan rekomendasi tegas berupa pencabutan gelar profesor.
✅ Sikap Unsoed yang Melindungi: Di sisi lain, pihak Unsoed terkesan menutup mata dan melindungi Agus Maryoto dengan mengeluarkan klaim sepihak bahwa yang bersangkutan tidak terbukti plagiasi. Langkah perlindungan ini dinilai cacat prosedur karena nyatanya tidak ada pemeriksaan resmi yang dilakukan secara internal, serta sengaja tidak melibatkan Senat universitas dalam proses pengambilan keputusan tersebut.
Kesimpulan: Unsoed memilih membela oknum pejabatnya dengan mengabaikan bukti ilmiah kuat dari Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek.
Jangan turunkan Prabowo.
Tapi makzulkan Gibran Fufufafa
Saya sepakat dengan Prof Amien Rais.
Terhadap Pemerintahan saat ini, saya sependapat dengan Sabrang:
Kalau Pemerintah jahat, kita lawan
Kalau Pemerintah bodoh, kita tolong
BPJS Kesehatan sudah ngaku bahwa mereka BAKAL GAGAL BAYAR.
GAK PUNYA CUKUP DUIT UNTUK MEMBAYAR TAGIHAN.
Nah .. Danantara mau ngapain sekarang?
Prabowo mau ngapain sekarang? Pirbaya mau ngapain sekarang?
🥴
BTW, Ini lembaga pengelola dana publik sudah PERNAH DIAUDIT belum?
Cuma mau ngomong, terimakasih kepada Rosianna Silalahi, Dirut Kompas TV yang mau MENYIARKAN LIVE aksi mahasiswa di Jakarta hari ini.
Butuh keberanian besar untuk melakukan keputusan sebesar itu ditengah REPRESIFNYA rezim totalitarian hari ini.
We love you kak Rosi, we love Kompas TV.
Satu persatu para pengusaha dan investor MBG berteriak karena ketidakberesan program ini. Btw, jgn lagi sebut mereka relawan yaa...relawan itu rela bahkan jika tdk dibayar 😊. Satu lagi, ketika di bbrp tempat MBG dihentikan sementara knp yg teriak pengusahanya ya? Harusnya kan anak2 sekolah dan ibu hamil penerima manfaat yg teriak2 kelaparan krn ga dpt MBG, tapi saya malah blm dengar tuh ada penerima manfaat yg kelaparan gara2 ga dpt MBG. CMIIW
Ada 2 (dua) hal menarik dari penjelasan Seskab bhw kelebihan anggaran perjalanan Bpk Presiden Prabowo ke LN ditanggung secara pribadi oleh Presiden :
1) sesuai dengan ketentuan perundangan bhw biaya pejabat negara thdp tugas negara harus bersumber dari APBN - tdk boleh dibiayai dari luar APBN. Ini penting agar pejabat tdk “berkreasi” kegiatan lain diluar tugas negara.
2) dalam APBN, total biaya operasional presiden diberikan dalam bentuk total anggaran setahun (lumpsump) - bukan per kegiatan. Jikak Setkab menyatakan bhw kekurangan anggaran APBN ditanggung oleh Presiden secara pribadi, apakah artinya dana operasional Presiden selaman 2026 sudah habis (pdhl masih masuk Juni) ?
Semoga jelas bagi publik.