Kepada para pemimpin republik, kami orang muda bukan musuh bangsa ini. Jangan kerahkan tentara dan polisi untuk membatasi suara kami.
Ajak kami berdialog dan penuhi tuntutan kami. Kami bukan penyebab krisis, para pejabat brengsek itu adalah penyebab kekacauan ini.
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Perwakilan BEM UI menyampaikan sikap :
"Ekonomi tumbuh di atas kertas, tapi di lapangan rakyat dihantam harga beras, pajak mencekik, dan susahnya cari kerja. Sementara elite sibuk memoles citra dan bagi-bagi proyek ke kroni. Narasi kemajuan palsu ini sudah terbongkar."
"Kalian boleh saja abai dan menganggap remeh aksi hari ini. Tapi ingat, gerakan mahasiswa akan berlipat ganda dan tidak akan membiarkan kekuasaan yang abai tidur nyenyak. Ini suara dari rakyat, oleh rakyat, untuk penguasa yang bebal."
.
Hingga malam menyelimuti Jakarta, gemuruh perlawanan mahasiswa di Bundaran HI belum juga padam. Di bawah kepungan barikade, ribuan massa aksi dari berbagai kampus tetap kokoh bertahan demi menuntut keadilan fiskal dan menolak inefisiensi anggaran. Panjang umur perjuangan!
🚨SITUASI BERBAHAYA ⚠️⚠️⚠️
Lampu jalan mati apakah kabar yang beredar itu benar sedang ada operasi intel malam ini?
Bubar sekarang sebelum terlambat. Nyawa kalian sangat berharga 😭😭😭
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
Perbanyak ngaji fiqih, kurangi nyanyi embel-embel ngaji supaya tidak membuat pernyataan seperti ini.
Jadi, seluruh biaya mengurus hewan qurban memang adalah tanggung jawab shahibul qurban.
Kecuali shahibul qurban sendiri yang menyembelih hewan qurbannya (ini malah yang dicontohkan oleh Rasul).
Kalau diwakilkan oleh tukang jagal dan panitia, maka jasa mereka semua harus dibayar oleh shahibul qurban bukan dengan daging qurban baik kulit, kaki, kepala dll. (ini sangat tidak boleh).
Panitia juga tidak boleh menjual daging qurban untuk biaya jasanya. Biaya jasa harus terpisah.
Atau takmir masjid boleh membentuk kepanitiaan qurban di masjid, lalu shahibul qurban membayar sejumlah uang yang sudah ditentukan oleh panitia, lalu dari uang itu akan dibelikan hewan oleh panitia dan sisa uangnya untuk keperluan mengurus hewan tersebut termasuk jasa panitia, jagal, beli plastik dll. Itu boleh.
Yang dzalim itu datang ke masjid bawa hewan qurban doang, panitia disuruh ngurus.
Dan berharap panitia pakai uang kas masjid. Padahal kas masjid ya untuk keperluan masjid bukan qurban.