Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, seperti Pertamax, murni mengikuti fluktuasi harga pasar global. Kebijakan penyesuaian ini diserahkan langsung kepada para pelaku usaha, baik Pertamina maupun sektor swasta, dengan kalkulasi yang matang dan tetap bijak. Langkah ini diambil karena konsumen penikmat golongan produk nonsubsidi dinilai memiliki kemampuan ekonomi yang jauh lebih mapan.
Di sisi lain, pemerintah memastikan akan tetap menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dengan tidak menaikkan tarif komoditas BBM serta LPG bersubsidi. Upaya perlindungan energi bagi kelompok yang membutuhkan ini sengaja digodok matang agar tidak menambah beban finansial harian masyarakat.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #BahlilLahadalia #MenteriESDM #BBMNonsubsidi #HargaBBM #EkonomiIndonesia
Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengungkap ada 20 nama terduga korupsi program Makan Bergizi Gratis. Nama-nama yang disebut mulai membantah.
https://t.co/DpQoPctxrU
Baca di sini: https://t.co/Qzt3hwLjit
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah menargetkan penghentian impor bensin dan solar secara bertahap dengan mengandalkan produksi bahan bakar berbasis minyak sawit (CPO) dalam negeri, meski kebijakan tersebut disebut menghadapi berbagai tekanan.
~IQ #Impor #bensin #solar