Hubungan di umur segini kadang kayak negosiasi. Bukan lagi "kamu suka aku, aku suka kamu", tapi lebih ke "kita bisa gak saling ngerti di tengah kesibukan, ambisi, dan trauma masing-masing?"
Dan itu gak gampang.
Dan di titik itu, cinta bukan lagi soal perasaan yang meledak-ledak, tapi soal kesediaan untuk tetap hadir, meski capek, meski nggak selalu dipahami, meski kadang sama-sama butuh ruang.
Karena yang paling sulit bukan menemukan orang yang cocok, tapi bertahan sambil terus belajar memahami tanpa saling kehilangan diri sendiri.
Kalo sering dikecewakan, jangan lagi marah-marah ya, cukup berdoa aja dengan lirih:
"Yallah, tolong ganti kecewaku dengan rezeki yang luas, agar hatiku sembuh tanpa harus membenci."
deketin orang yg udah lama banget single tuh saingannya diri dia sendiri.
can u imagine bertahun-tahun dia kesana kemari tanpa hrss ngabarin siapa-siapa. udah senyaman itu sendirian dengan sgl kebiasaan mandirinya. goodluck deh
Kenapa fast learner cepat lupa?
Ternyata ini penjelasan ilmiah sederhananya
Fast learner punya kemampuan untuk menyerap informasi baru dgn cepat, yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan baik dalam berbagai situasi.
Tp, ada sisi lain yang perlu diperhatikan: kecenderungan untuk mudah lupa.
Knp?
Pertama, otak kita memproses informasi dalam tiga tahap: encoding, storage, dan retrieval.
Fast learner sering kali fokus pada tahap encoding, yaitu menyerap informasi baru.
Tapi, ketika informasi tsb ga diproses lebih lanjut ke tahap storage (penyimpanan), akan sulit untuk mengaksesnya kembali (retrieval).
Selain itu jg bisa disebabkan overload informasi. Fast learner sering terpapar banyak informasi dalam waktu singkat.
Ketika otak terlalu banyak menerima informasi, detail2 kecil cenderung terabaikan dan ga tersimpan dgn baik dalam memori jangka panjang.
Terus gmn caranya agar fast learner ga cepet lupa?
Aku percaya:
Ketika kita berpasangan dengan orang yang baik, segala aspek dalam hidup kita juga akan ikut membaik. Kita lebih sehat, mood juga bagus, rezeki jadi lancar dll.
Begitupun sebaliknya.
Jadi memilih pasangan itu ga usah buru buru, ga perlu spend waktu kamu berlebihan untuk cari pasangan. Upgrade diri aja dlu.
Nanti, kalau sudah waktunya, semuanya akan datang—kun fayakun.
seumur hidup gue selalu tau diri.
gue bermimpi, tapi ada batas. gue berdoa, tapi ga minta berlebihan. gue merasa dalam hidup ini, gue emang ga ditakdirkan untuk menang.
tapi for once... i beg for my life, to be chosen, to be loved, to be fight for.
jadi pinter itu bisa dipelajarin, literally semua orang bisa kejar knowledge, intelligence, bahkan experience.
tapi “jadi manusia yang bener” itu beda level. gak semua orang punya awareness buat respect orang lain dan bersikap proper.
makanya adab itu always di atas ilmu. karena akhirnya yang dilihat bukan cuma kamu tau apa, tapi kamu treat orang lain kayak apa.
Ada tulisan cantik banget, kira-kira begini isinya:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
KAK TERIMAKASIH LOH 🙏🙏 infonya bermanfaat bangettt
Setelah tau ini jd lebih hemat bgt bgt buat bersihin pakaian yg berjamur atau ada noda susah hilang 😭🙏🙏
Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari ketidakpastian masa depan, dari keputusan yg keliru, dari perihnya kenyataan dan pahitnya kekecewaan. Jaga hatiku yg mudah berbolak-balik, lindungi aku dari penghianatan manusia dan dari cinta yg salah.