Anakku, minta parfum baru yg wanginya beda. Akhirnya aku beliin yg wanginya netral biar Ibunya ikut pakai. 😆
Setelah mandi sore dia pakai itu parfumnya. Pas mau tidur aku tanyain “Nak, kulitnya perih ngga tadi kena parfum?”
Jawabnya “Periihhh, kalau kena mata”
Aku: 😤
Dia: 🤪
@txtharihariWNI Aku biasakan makan bareng nder, selesai ngga selesai alat makan di cuci. Kalau dia lapar lagi kasih makan porsi kecil tiap 2 jam. Ada fase mungkin ya, pas anakku ganti susu formula tambahan baru lahap makan & efek makan bareng itu sangat terasa pas anak mulai bisa makan apapun.
Baru kali ini nonton video syahrini malah nangis. Mana masih di tempat kerja. Siaallll. Kenapa relate banget perjuangannya. Tapi akunya sendirian waktu program di suntik2 homon itu. Karena ngga bilang siapapun termasuk calon suami yg skrang jadi suami. 😭😭😭
tetap profesional bekerja dengan kondisi kehilangan dan rasa sakit yang mungkin kita sendiri belum pernah rasakan. Dia tetap bertanggung jawab mengurus tugas harian di tengah kondisi yang menyedihkan dan menyakitkan. Rasanya ikut berdosa, bertanggung jawab atas kehilangannya. 😭
Malam gini, dari baru pulang kerja udah ngga fkus mau rehat. Check kembali rekapan absensi, rekapan cuti, rekapan rencana cuti staff bulan mendatang dan laporan ijin yang harus ganti jam kerja. Baru mau buka chat ada yang minta cuti untuk bulan depan beberapa hari, dan yang cuti
Sesek karena selama ini banyak prasangka dan tuduhan dari teman2 di kantor pusat yang selalu menyalahkan dia karena kesalahan2 manajemen di outlet cabang yang menjadi tanggung jawabnya. Akhirnya ada jawabannya kenapa beberapa bulan ini performnya kurang bagus tapi dia tetap...
@Ibupkkcerewet Prinsipku, aku marah dengan anakku jika kesalahan sudah berulang 3x setelah itu punishment sesuai usianya. Dan lanjut kasih pengertian hal2 yang salah itu apa saja. Ada nada bicara yang menandakan itu nada marah, bahagia, atau sedih. Jadi anak juga paham apa yg dirasakan Ibunya.
@Ibupkkcerewet Tapi ngga mungkin aku cuma diam, marah dan kesal. Aku juga harus bisa kasih pengertian anakku tentang hal2 yang benar dan salah untuk diucapkan atau diceritakan. Sejauh ini anakku mau memahami, hal2 imajinatif itu wajar. Namun jika sudah keterlaluan kita yg perlu mengarahkan.
aku bilang ke istri, santai sambil tiduran di sofa.
"aku kan udah bantu cuci piring"
dia melongo, tapi matanya ngomong sesuatu
malamnya, dia duduk di depanku
"mas boleh tanya satu hal?"
"boleh"
"Bantu siapa?"
dua kata, dan aku ga bisa jawab
Kita jadi manusia cukup untuk melihat sisi lain tanpa harus dishare ke public seperti ini. Mana ada sih yg mau susah setelah menikah? Ngga ada. Karena tujuan menikah untuk mendapatkan dan menjalani hidup dengan pilihan kita entah pilihan itu tepat atau tidak.
Suka sedih tiap lihat post video yg bandingin fisik. Mereka jg ngga mungkin akan mebayangkan hidup lebih sulit setelah menikah. Tapi realita memang apa yg dialami tdk bisa dibayangkan dengan kondisi sekarang ini. Dia menjalani dan menerima apa yg dia miliki sekarang.