(1/1)
Renungan subuh ,:
NIKMAT TERBESAR BUKAN HARTA, TAPI KETIKA ALLAH MEMBUATMU TAAT
---
Jangan kira nikmat terbesar adalah uang yang banyak, rumah yang megah, atau hidup yang selalu nyaman.
Bisa jadi, nikmat terbesar yang Allah berikan kepadamu adalah ketika hatimu masih mau tunduk kepada-Nya.
Ada orang yang memiliki banyak harta, tetapi sulit bersyukur.
Ada yang memiliki kedudukan tinggi, tetapi hatinya jauh dari Allah.
Namun ada pula seseorang yang hidupnya sederhana, tetapi ketika azan terdengar, hatinya tergerak untuk shalat. Ketika diuji, ia belajar sabar. Ketika mendapat nikmat, ia mengucapkan Alhamdulillah. Ketika berbuat salah, ia segera bertaubat.
Inilah salah satu bentuk karunia Allah yang sangat besar: taufik untuk taat.
Dalam Al-Hikam, Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari mengingatkan:
مَتَى جَعَلَكَ فِي الظَّاهِرِ مُمْتَثِلًا لِأَمْرِهِ، وَرَزَقَكَ فِي الْبَاطِنِ التَّسْلِيمَ لِقَهْرِهِ، فَقَدْ أَعْظَمَ الْمِنَّةَ عَلَيْكَ
Maknanya secara ringkas:
“Apabila Allah menjadikanmu secara lahir taat kepada perintah-Nya dan secara batin memberimu ketundukan terhadap ketetapan-Nya, sungguh Dia telah memberikan karunia yang sangat besar kepadamu.”
Artinya, jangan hanya mengukur nikmat dari apa yang masuk ke tangan kita.
Ukurlah juga dari apa yang tumbuh di dalam hati kita.
1️⃣ TAAT ADALAH NIKMAT, BUKAN SEKADAR USAHA KITA
Allah berfirman:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Maka ketika Allah memberi kita kemampuan untuk shalat, membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, menjaga lisan, meninggalkan maksiat, dan melakukan kebaikan, jangan hanya merasa bahwa kita sedang berbuat baik.
Tetapi sadari:
“Allah sedang memberi aku kesempatan untuk menjadi hamba-Nya.”
Itulah taufik.
Kita berusaha, tetapi kemampuan untuk istiqamah adalah karunia Allah.
2️⃣ NIKMAT TERBESAR ADALAH KETIKA LAHIR DAN BATIN SAMA-SAMA TUNDUK
Pasal 120 dalam gambar menjelaskan dua sisi penghambaan:
Lahir: menjalankan perintah Allah.
Batin: menerima dan bertawakal kepada ketetapan Allah.
Shalatnya ada.
Doanya ada.
Ikhtiarnya ada.
Tetapi hatinya juga belajar berkata:
“Ya Allah, aku ridha dengan apa yang Engkau tetapkan, selama itu tidak menjauhkan aku dari-Mu.”
Allah berfirman:
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.” (QS. Al-'Ankabut: 69)
Jadi, teruslah berjuang memperbaiki diri. Sebab perjuangan menuju Allah dapat menjadi jalan datangnya petunjuk.
3️⃣ JANGAN TERPESONA DENGAN KERAMAT
Pasal 121 memberikan peringatan yang sangat dalam:
لَيْسَ كُلُّ مَنْ ثَبَتَ تَخْصِيصُهُ كَمُلَ تَخْلِيصُهُ
Kurang lebih maknanya:
“Tidak setiap orang yang mendapatkan perkara luar biasa berarti telah sempurna penyucian dirinya.”
Ini penting.
Karamah bukan ukuran utama kesucian seseorang.
Kemampuan melakukan sesuatu yang luar biasa bukan otomatis tanda bahwa seseorang lebih dekat kepada Allah.
Ukuran yang lebih penting adalah:
* iman,
* takwa,
* keikhlasan,
* ketaatan,
* akhlak,
* dan istiqamah.
Al-Qur'an bahkan menjelaskan siapa yang disebut wali Allah:
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. Yaitu orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa.” (QS. Yunus: 62–63)
Perhatikan:
Allah tidak mengatakan bahwa wali-Nya adalah orang yang memiliki kejadian-kejadian aneh.
Allah menyebut **iman dan takwa.
Bayar hutang dulu, baru sedekah. Bayar hutang dulu, baru nabung. Bayar hutang dulu, baru pikir craving. Bayar hutang dulu, baru healing. Bayar hutang dulu, baru refreshing. Bayar hutang dulu, baru compare sama complain.
Hutang bukan cuma angka doang. Hutang itu amanah. Hak orang lain bukan sesuatu yang bisa dilundurin sesuka hati.
Selesain dulu yang jadi hak orang lain, sebelum sibuk penuhi keinginan sama kenyamanan diri sendiri.
Aku selalu amalin 2 bacaan ini waktu lagi cari kerja atau pas udah putus asa banget dulu, it works coba deh :
“la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin”
100x setiap selesai sholat atau setiap lagi kosong waktu.
“Allahummarzuqna makhroja”
(11x di sujud terakhir)
sekarang aku terbiasa amalin 2 bacaan ini kapan pun dimana pun, cobaan hidup pasti ada tapi ingat yaa Allah ga bakal biarin kita gitu aja tanpa pertolongan! minta lah dan merayu lah kepada nya 🥹🫶🏻
Sebagai tenaga kesehatan aku lebih takut sama orang yg kurang tidur daripada orang yg makan nasi, kenapa?
Kalo Sering begadang katanya itu bisa menyebabkan STROKE?
Itu gak MITOS, itu FAKTA...
Jadi orang yg sering begadang gk terkontrol itu resiko stroke, kenapa? Karena tekanan darahnya tinggi, 80% orang stroke krna hipertensi.
Pada saat lu tidur, sel sel darah yg rusak diganti
Pada saat lu begadang, pembuluh darah jadi kaku (vasokonstriksi), akhirnya pembuluh darah saling tabrakan krna aliran tersumbat (membentuk gumpalan).
Kalo pembuluh darah udah tersumbat terjadi 2 kemungkinan,
kalau gak pecah dipembuluh darah otak (stroke) ya aliran darah ke jantung (nyeri dada)
Inilah alasan BEGADANG bisa bikin STROKE...
Setelah kita pergi kelak, apa yang akan tersisa dari kita?
Bukan jabatan, bukan harta
Tapi kebaikan yang pernah kita tanam
Rasulullah SAW bersabda:
"Bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain"
Setiap kebaikan yang kita beri hari ini adalah bibit yang terus tumbuh, bahkan setelah kita tiada
lelaki tuh selalu pengen cari dan nemuin perempuan yang bisa membawa ketenangan, okey. pertanyaannya apakah mereka bisa bikin perempuan merasa secure?
jadi bukan hanya: "aku ingin mencari perempuan yang bisa buat aku tenang."
tetapi juga: "aku ingin menjadi laki-laki yang membuat perempuan yang kucintai merasa aman, sehingga ketenangan di antara kami muncul secara dua arah."
SAVE INI. 🥺🤍
Kalau kamu lagi punya hajat besar, lagi ngejar sesuatu, atau cuma pengen hidup terasa lebih dekat sama Allah… mungkin ini bisa jadi salah satu rutinitas yang kamu coba.
“Jalur langit” yang selama ini aku amalin:
🌙 Tahajud 4 rakaat → Ratib Al-Haddad
🌅 Subuh → sunnah 2 rakaat + Al-Waqi'ah
☀️ Dhuha 4 rakaat
🕌 Dzuhur → Yasin
🌤️ Ashar → Al-Waqi'ah + Al-Insyirah
🌇 Maghrib → Surah Yunus
🌙 Isya → Al-Mulk + Al-Baqarah 285–286
Nggak harus langsung sempurna. Pelan-pelan, yang penting istiqamah.
Semoga Allah bukakan jalan dari arah yang nggak pernah kita sangka. Aamiin 🤍✨
Girls, buat kalian yang hatinya sensitif dan gampang kepikiran kayak aku, boleh coba selfcare versi spiritual ini tiap malam.
Ambil segelas air putih, lalu baca Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Al-Ikhlas 3x. Setelah itu minum perlahan sambil berdoa memohon keberkahan, ketenangan, dan kebaikan untuk diri sendiri.
Simple banget, tapi buatku rasanya seperti a little moment to pause, calm down, and reconnect with Allah