@dionysushaswine bukan berarti pemerintah berhenti menangani bencana hanya krn peringatan 17 Agustus tetap berlangsung. Penanganan darurat, pemulihan, dan perayaan kemerdekaan punya agenda masing-masing. Kritik boleh, tapi jangan sampai β0 penangananβ justru mengabaikan proses yg sedang berjalan
@selfhealin6@RizkyAgungW5 Prihatin terhadap warga terdampak bencana tentu wajar. Tapi latihan untuk rangkaian peringatan kemerdekaan bkn berarti penanganan bencana dihentikan. Keduanya punya agenda dan mekanisme masing-masing, sementara proses penanganan & pemulihan di daerah terdampak tetap berjalan kok
@greatvelarta@txtdrimedia Penanganan korban tetap berjalan, sementara perayaan kemerdekaan juga merupakan agenda nasional yang melibatkan masyarakat π
@callmeflower00 Kritik tentu boleh, apalagi kalau masih ada yang perlu dibenahi. Tapi penanganan bencana juga perlu dilihat secara utuh, mulai dari evakuasi, bantuan darurat, sampai proses pemulihan yang memang membutuhkan waktu
@i_ervans@kompascom Kritik soal penanganan bencana tentu boleh. Tapi lebih baik kita nilai dari langkah dan hasil penanganannya, bukan dari fisik atau sebutan personalnya. Yang penting, warga terdampak tetap mendapat penanganan dan proses pemulihan terus berjalan
@sereinettea pemulihan bencana emg gabisa selesai dalam hitungan hari. Aceh sendiri sudah masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, meski bbrp wilayah masih butuh penanganan khusus, kdmp dan pemulihan bencana juga punya proses yang berbeda, jadi kurang tepat kalau kecepatannya dibandingkan
@netizenledger Kasus keracunan harus dievaluasi. Tapi MBG jg jgn dilihat dari sisi negatifnya saja. Banyak dapur yang berjalan baik, sementara yg bermasalah justru sedang diperketat, dievaluasi, bahkan ditutup. Jadi yg perlu didorong adalah perbaikan, bkn menggeneralisasi seluruh program
@TongTji789@CH1CCOPUTUHENA Pestanya juga bukan buat pemerintah sendiri kok π Itu bagian dari perayaan kemerdekaan yang memang disiapkan untuk dinikmati masyarakat. Kritik tetap boleh, tapi jangan sampai lupa bahwa rakyat juga berhak ikut merayakan kemerdekaannya
@Surya_Angkasa@bismillahyuk_@DivHumas_Polri Kalau soal pengawalan, dua-duanya memang dikawal aparat. Bedanya situasi dan lokasinya juga perlu dilihat dulu π Jadi jangan buru-buru disimpulkan dibeda-bedakan
@fucekket Salfok boleh, tapi jangan lupa dibedakan antara kritik dan fakta. Kalau ada yang perlu dievaluasi, tentu boleh disampaikan. Yang penting, jangan sampai kritik berubah jadi tuduhan tanpa dasar.
@bawangdoun Kalau soal dibayar, ada datanya? π Sejauh yang diberitakan, BEM UI memang menggelar aksi dan menyampaikan tuntutannya sendiri. Kalau ada bukti soal pembayaran, lebih baik tunjukkan datanya biar nggak jadi asumsi bro
@RA_leather Kemerdekaan bukan sekadar seremoni. Kritik adalah bagian dari demokrasi. Tapi, kemerdekaan jg berarti trs berupaya memperbaiki keadaan, memastikan hak masyarakat terpenuhi, dan membangun Indonesia bersama. Perbedaan pandangan boleh ada, yang penting tetap disampaikan dengan data
@JokerAs1275847 KDMP dibentuk untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tentu keberhasilan program ini bergantung pada tata kelola yang baik, transparansi, dan pengelolaan yang profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat
@gangsterrandom@bangherwin Anggaran yang dialokasikan untuk KDMP ditujukan sebagai investasi dalam penguatan ekonomi desa, bukan sekadar pengeluaran. Harapannya, koperasi dapat memperkuat usaha masyarakat, memperlancar distribusi, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi desa
@Nebulavexion@tempodotco Setiap program tentu punya tujuan dan fokus masing-masing. Untuk Koperasi Desa Merah Putih, tujuannya adalah memperkuat ekonomi desa, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga pelaksanaannya terus memberi manfaat yang nyata bagi warga
@iqbalalghi@abulmuzaffar10 Pembangunan desa tetap menjadi hal yang penting. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi desa, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
@BEM_Unsoed Wajar kalau masyarakat ingin melihat hasilnya secara nyata. Koperasi Desa Merah Putih sendiri dirancang untuk memperkuat ekonomi desa, memperluas akses usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tentu pelaksanaannya perlu terus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan
@BEM_Perpusinfo Transparansi memang penting agar masyarakat mendapat informasi yang utuh. Di sisi lain, Koperasi Desa Merah Putih dibentuk untuk memperkuat perekonomian desa, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
@SemutMerah2024@prabowo BoP merupakan forum dialog yang mempertemukan berbagai pihak untuk membahas upaya perdamaian. Kehadiran dalam forum seperti ini tidak serta-merta berarti mendukung atau menyetujui seluruh pandangan peserta lain, melainkan membuka ruang komunikasi untuk mencari solusi bersama
@TheUncleDee@kompascom@prabowo@bahlillahadalia Board of Peace merupakan forum yang berfokus pada dialog dan kerja sama untuk mendukung perdamaian. Isu seperti nilai tukar rupiah maupun distribusi BBM dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga tidak dapat disimpulkan berasal dari keikutsertaan Indonesia di Board of Peace