Dia bakal ngomong pindah IKN ditunda,
seenteng dia ngomong tahun 2024 gedung-gedung menjulang di IKN, seenteng dia ngomong batal ngantor di IKN gara-gara listrik dan air belum kepasang,
seenteng dia ngomong investor membludak oversubcribe lalu bilang investor belum ada,
Seenteng dia bohong 11.000 triliun di kantongan,
Seenteng 10 tahun ini omongan bohong bohong dan bohong terus setiap hari lewat mulut nggedabrus asal njeplak ngga ngotak.
Alhamdulillah.....
Hasil voting resolusi Majelis Umum PBB menyetujui keanggotaan penuh Palestina sebagai negeri merdeka. Resolusi ini tidak bisa diveto. Kekalahan moral terbesar untuk Amerika Serikat dan Israel.
Sudah saya duga ini ujung dr blow up hasil Survey Peserta Program Spesialis yg dikelola Fak. Kedokteran pada depresi & bunuh diri.
Utk alasan Siloam , Mayapada, dan RS Modal China lainnya akan dikasih izin bikin Pendidikan Spesialis.
Bisnis baru. https://t.co/Qyrt0hp1HK
Guys, masih tetap boikot produk atau komoditas yg berafiliasi dengan Zionis Israel, kan?
FYI, bahwa setiap harinya Zionis Israel harus mengeluarkan anggaran sebanyak $260 Juta. Artinya, sampai hari ini mereka sudah mengeluarkan anggaran sebesar $10,14 Milyar. Belum lagi mereka mengalami kerugian ekonomi sebanyak $600 Juta per pekan.
Dan mereka saat ini sudah dalam kondisi peningkatan defisit anggaran sebanyak 397% dengan nilai $6 Milyar. Andalan mereka adalah bantuan dari negara-negara sekutu mereka. Dan, negara sekutu ya anggarannya dari pemasukan berbagai komoditas industri. Komoditas industri ya dari serapan pembelian produk yg dikonsumsi oleh kita sebagai konsumennya.
Artinya, ketika kita memutus rantai konsumsi terhadap produk-produk tersebut, Zionis Israel dan negara sekutunya tidak mendapatkan atau kesulitan mendapatkan pasokan ‘amunisi’ finansial untuk membiayai genosida mereka.
Kita gak bisa seperti Allah yarham Raja Faisal yg dulu dalam hitungan hari bisa membuat Barat krisis moneter ketika melakukan boikot penjualan minyak. Kita juga tidak bisa memaksa para petinggi negara-negara Arab penghasil minyak yg sekarang untuk melakukan hal yg sama seperti pendahulunya. Tapi kita bisa menahan dan memaksa diri kita sendiri untuk memutus rantai keuangan mereka dengan beralih konsumsi dari produk yg berafiliasi dengan mereka ke produk lainnya. Syukur-syukur ke produsen yg justru berkontribusi kepada rakyat dan para pejuang Palestina.
Percayalah, melakukan boikot terhadap produk-produk yg pro terhadap kejahatan dan penjajahan Zionis Israel itu mudah. Bahkan jauh lebih mudah ketimbang menahan hajat untuk buang air kecil atau buang air besar kita. Cuma tinggal kemauan saja.
Gaskan terus ya… Boikotnya kita itu ‘berharga’…
Sejarah menulis
1080 diusir Perancis
1098 diusir Rep Ceko
1113 diusir Kievan Rus
1147 diusir Perancis
1171 diusir ltalia
1 188 diusir Inggris
1298 diusir Swiss, 100 yahudi digantung
1306 diusir Perancis, 3rb nya dibakar hidup²
1360 diusir Hongaria
...
Dokter Tifa tidak menolak vaksin tetapi harus Vaksin dalam negeri yang dibuat dari Virus yang ditemukan di Indonesia.
Bukan Vaksin Luar Negeri yang Virusnya dari mana tidak jelas.
Ini statement saya sejak DUA TAHUN LALU.
Statement ini jadi berita ini tanggal 13 Januari 2021, tepat pada hari dimana Pencanangan Vaksin COVID diberikan.
Sekali lagi saya tegaskan, saya bukan DOKTER ANTI VAKSIN.
Karena for some cases, under ceritain circumstances, Vaksin diperlukan.
Tapi Vaksin yang mana dulu?
VAKSIN MERAH PUTIH
Atau
VAKSIN NUSANTARA
Yang manapun pokoknya Vaksin Dalam Negeri bukan Vaksin impor!
Saking gemesnya sampai saya bilang:
Biar ditodong pistol, saya akan menolak tubuh saya kemasukan Vaksin yang bukan Asli Indonesia.
Karena apa?
Tidak saja Indonesia SANGAT BERPENGALAMAN dalam pembuatan Vaksin. Indonesia juga Exportir Vaksin sejak 40 tahun lalu
Lalu ngapain Pemerintah import Vaksin COVID sementara Anak Bangsa seperti Dokter Terawan, dan teman teman lain dari Eijkmann, UGM, UNDIP, UNAIR siap membuat Vaksin COVID sendiri?
Jawabannya: karena ada Oknum Pemerintah yang rakus!
Lalu kenapa PARA DOKTER juga mau maunya jadi Sales Vaksin, jadi Pihak yang pasang badan atas penggunaan Vaksin Import?
Karena Dokter itu pada Goblok!
Saya masih ingat sekali, IDI bahkan membully itikad baik Dokter Terawan yang ingin memproduksi Vaksin Nusantara.
IDI tidak tahu atau begitu gobloknya tidak tahu dipakai Oknum Pemerintah untuk menggagalkan upaya Dokter Terawan.
Padahal ternyata,
Oknum-Oknum Pemerintah yang menjadi Makelar Vaksin Impor, justru merekalah yang antre disuntik Vaksin Nusantara oleh Dokter Terawan sendiri.
Sementara Rakyat Jelata disuruh baris berbaris antre Vaksin dongdong.
Rakyat yang mau ikut Vaksin Nusantara tidak diberi akses. Jahat! Sungguh jahat!
Dan kalian, Dokter-Dokter yang patuh perintah Menkes pujaan kalian,
Dan yang sekarang ini membully nasib kalian
Saya ucapkan: Rasain!
https://t.co/pIBCCHhO7B
INI GILA!!
GAK BOLEH DIBIARKAN!!
Bagong mohon dengan sangat, Manteman bantu suarakan penolakan acara laknat ini 🙏🙏🙏🙏🙏
JANGAN SAMPAI ALLAH MELIHAT KITA SEBAGAI KAUM YANG MEMBIARKAN SAJA INI BERJALAN. KAUM YANG LALAI.
Astaghfirullah 😢
𝗧𝗢𝗟𝗔𝗞 !
https://t.co/I5lWAJ1wup
Mbak Mega, Mbak Mega,, dimana Bung Karno-nya calon ini ? Cerdas kagak, mimpi saja ndak punya, prestasi dan integritas payah, keberpihakan sama rakyat tidak punya😄 Cari boneka KW2-nya Jokowi, kok tega 🥲
Mari Kita Polling di Twitter Pertanyaan Hensat @satriohendri ini:
Soal Pilpres 2024, Rencana Siapa Yang Paling Ampuh?
Rencana Istana = Like 💙
Rencana Rakyat = Retwit 🔄
Al-Azhar Mesir Ajak Umat Islam Boikot Swedia dan Belanda yang Biarkan Penistaan Al-Quran ☞ https://t.co/8huct3yrDw
Silakan catat daftarnya nih produk Swedia. Siap boikot?
The AL-QURAN is not to be played with.
Diz is not a freedom of speech and expression, Diz is provocation, terror and rudeness to our peoples in the world❗
#BoycottSweden#BoycottSwedishProducts#OpSweden 🔥
#Anonymous 🍀
https://t.co/py5SHgb9pW
7 anggota LSM yg ditahan Polresta Brebes meminta uang damai kpd Pelaku Pemerkosa sebesar Rp 200JT, keluarga hanya sanggup membayar Rp 62 juta. Namun, ternyata setelah menerima Rp 62 juta, LSM tersebut hanya menyerahkan Rp 30 juta untuk korban. Sementara sisanya untuk LSM tersebut