💩Tuchel si penakut (?) no offense ya.
sejak awal pemilihan pemain, feeling kalau Inggris cuma akan memproduksi lelucon itu udah terasa.
tanpa salah satu dari Foden dan Palmer, Tuchel memilih Madueke. sebuah pilihan yang bikin kita semua angkat alis.
bahkan banyak fans Arsenal saja kaget sama pilihan Tuchel. no offense buat Madueke yang sebetulnya nggak buruk di mata saya, tapi Inggris butuh variasi.
⏳
no offense juga untuk Mainoo. jujur saja saya rada aneh dengan pemilihan pemain mid.
kalau profil pemain andalan kayak Declan Rice, kenapa bawa Mainoo. kenapa bawa kalau nggak dimainkan.
padahal, lagi-lagi di mata saya, Mainoo ini bisa ngasih game play berbeda ketika duet dengan Elliot.
no offense buat fans Manchester United, bukan lantas Mainoo jelek ya, tapi Tuchel nggak punya nyali untuk bermain dengan gaya yang lain.
⏳
Pemilihan Tuchel juga terbukti sesat ketika melawan Argentina.
no offense, Tuchel bilang ini game terbaik Inggris di Piala Dunia tapi buat saya ini cuma wujud orang penakut saja.
Tuchel, ketika skor 0-0 bahkan 1-0, kenapa nggak sadar kalau Inggris bisa mengimbangi Argentina. dan bisa bikin peluang juga sebelum mereka memutuskan untuk piknik di depan gawang sendiri.
⏳
Ini fakta yang terjadi:
- selama 31 menit antara gol Gordon dan penyeimbang dari Enzo, Inggris cuma 12% megang bola.
- sentuhan mereka cuma 9 di sepertiga akhir lapangan, 165 SENTUHAN LEBIH DIKIT dari Argentina.
Ini bukan bertahan low block. ini cuma pameran rasa takut aja dari Tuchel.
Katanya, Tuchel kagum sama Arsenal. tapi, yang ditiru adalah kegagalan Arsenal di final UCL. ketika bertahan terlalu dalam dan ngasih lawan banyak ruang untuk bikin peluang.
⏳
no offense ya untuk fans Arsenal. tapi bertahan total itu tidak berakhir baik. apalagi kalau lawannya Argentina.
faktanya, Argentina memang punya senjata nulir di sepak bola bernama mental juara. mereka nggak butuh main cantik dan "terorganisir" dengan baik.
Argentina butuh ruang, di mana tercupta karena lawan yang terlalu takut untuk terus mencoba menyerang.
⏳
Inggris menggali kubur sendiri setelah mengganti Gordon, lalu Declan Rice.
tanpa vocal point untuk nyerang dan koordinator pertahanan di depan kotak penalti, Inggris kehilangan solusi.
no offence untuk fans Barcelona dan Inggris, ya. Gordon dan Rice kalu udah mencapai batas, ya nggak lantas main 6 bek juga.
no offence buat timnas Inggris.
kalau memang no offence, ya jangan gali kubur sendiri dengan ngasih Messi hadiah bernama "ruang gerak".
Messi dikasih ruang gerak itu kayak naga dikasih air hujan di mitologi China. ngamuk dan jadi tahan lama.
no offence ini, Tuchel. kalau penakut mending mundur aja.
no offence ini, timnas Inggris, memang nggak berani untuk offence
mereka milih menggelar tikar piknik di depan gawang dan melihat Messi menari-nari mencari Lautaro di ujung kepala Dan Burn.
Burn, England, Burn.
no offence, Tuchel
izin 🙏
@starfess WHO IN JKT48?
caught your attention first: Ghaida
first oshi: Ghaida
your oshi now: Freya
first mv you saw: Hebirote
fav song: futari nori no jitensha, hikoukigumi. seventeen. Eureka. magic hour