Terima kasih untuk segalanya. Aku merasa sangat bahagia dan dihargai atas semuanya. Dalam waktu yang cukup singkat, aku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan serta rekan yang baik.
Tiba tiba diberikan jalan, tiba tiba diberi kabar baik, tiba tiba segala hal baik terjadi.
Barangkali memang bukan ibadah kita yang luar biasa hebat. Tapi bisa jadi ada sesuatu paling sederhana yang pernah kita lakukan ke seseorang lalu dia mengucap doa ''baik'' ke langit.
Sesuatu paling sederhana: "memberi lebih tukang parkir" "memberi jalan ke orang yang mau menyebrang".
Jangan pernah meremehkan hal hal sederhana yang mampu mengukir lengkung manis diwajah seseorang.
Apa yang terjadi hari ini adalah takdir, manusia diciptakan untuk diuji. Bukankah pena sudah terangkat, dan tinta sudah mengering.
Lalu kenapa masih mengeluh? Bersabarlah, yakinlah, perkuatlah dengan sabar.
— Ustadz Firanda Andirja حفظه الله