Bruno fernandes.
Pemain Manutd yg termasuk aku respect.
Dia tipe orng yg kalo kena kritik, abis itu mainnya bagus banget.
Masih inget abis menang vs lfc 2-1, dia gas pol assist2 d manutd.
Ra cang cing cong d medsos.
Cuma dateng, sat set, assist assist dan assist
Halah.. giliran udah begini aja baru teriak2 demokrasi dan ngajak diskusi. Dulu waktu program ngawur itu mau dibuat mana diskusinya?
Ngga narsumnya, ga hostnya emang udah sekolam kentut.. emang layak diusir. Bau! Terima kasih UGM! ๐ฅ
@Indo_Gunner Temen saya byk yg fans arsenal tulen, Ga jumawa, menilai secara objektik. Ga tolol kek admin indo gunner ini. Ga bisa menilai permainan bola mending tutup akun aja. Bisa bisanya PSG beruntung. Jelas-jelas level permainan psg masih di atas klub2 eropa padahal. Apalagi arsnal ini.
Selamat buat fans manutd, bruno fernandes dapet player of the season.
Bukti bahwa untuk dapet penghargaan ini ga harus dapet trofi, melainkan konsistensi.
Even di saat manutd buruk, pemain ini ttp berusaha perform.
Penghargaan yg sangat layak.
๐ค
@nakaharadz Soekarno memang punya kekurangan, namun membuat analogi merendahkan Soekarno seperti ini sungguh keterlaluan. Jasamu nggo bangsa indonesia iki opo to mbak, kok iso ngomong koyo ngono. Hadeeh
@iIhamzada Ada sih yg masih humble fansnya, temen2 saya terutama. Mereka dieeem aja ga mau koar2 dulu. Cuman yg humble itu jumlahnya dikit bet. Banyak yg songongnya. Apalagi ditambah influencer2 fans arsenal yg rata2 omong besar mulu.
@imaqueennz Debat sambil ngegas itu ciri-ciri orang yg ga cukup wawasannya, bukan orang cerdas. Org berwawasan luas, dan cerdas kalo debat itu selalu tenang dan bisa kontrol emosi.
Lagi dan lagi saya sampaikan, hanya karena itu sikap Coelho, jangan lantas dijadikan sebagai pembenaran. Sikap bodoh tetaplah sikap bodoh.
Bahwa dia ingin tulisannya dibaca oleh banyak orang, itu urusan Coelho, tapi soal pembajakan, itu bukan cuma urusan dia, melainkan juga urusan penerbit, editor, distributor, toko buku, dll.
Karya Paulo Coelho itu diterbitkan oleh penerbit profesional, jadi walaupun dia tidak masalah, dan bahkan "senang" bukunya dibajak, tapi itu jadi masalah buat penerbit.
Dalam konteks penerbitan buku, hak cipta tulisan memang milik penulis, tapi hak penerbitannya adalah milik penerbit, bukan milik penulis.
Coelho mungkin lupa, kalau bukan karena Penerbit Harper Collins yang bersedia mengambil risiko menerbitkan kembali Sang Alkemis yang sebelumnya tidak laku di pasaran saat itu, ia mungkin tidak akan sebesar itu. Atau setidaknya, tidak akan sekaya sekarang untuk bisa dengan enteng bilang bukunya boleh dibajak.
Dan Coelho mesti paham, Harper Collins sangat anti pembajakan.
Sejauh ini ada lebih dari 30 novelku yang diterbitkan beberapa penerbit mayor di Jakarta, Bandung, Solo, dan Jogja. Semua royaltinya 10% dari harga jual per eksemplar, bahkan beberapa kawanku ada yang 8%. Royalti dibayarkan 6 bulan sekali. Ada pula yang 3 bulan sekali. Pajaknya 30% bagi penulis yang tidak memiliki NPWP dan 15% yang punya NPWP. Kalau tak salah ingat, sejak 2023 penulis dapat menggunakan mekanisme NPPN agar pajaknya jadi 6%, yang mana setiap tahun harus bikin baru NPPN yang kini melalui coretax.
Untuk memenuhi seluruh toko buku se-Indonesia, dulu penerbit masih berani cetak 5 sampai 7 ribu eksemplar untuk satu judul bagi penulis baru. Semakin ke sini, jumlah cetak itu makin menurun. Ada yang 3 ribu dan kini 2 ribu eksemplar. Toko buku juga ada yang tutup, kan. Untuk menjual 500 buku atau seribu buku dalam 3 bulan saja tidak mudah. Bukan tidak mungkin, ya. Dari penjabaran ini kita bisa berhitung berapa pendapatan penulis. Memang tidak bisa diandalkan. Makanya aku juga nulis skenario film, editor lepas, jadi ghost writer, mengisi undangan mengajar Kelas Literasi di sekolah-sekolah, perpustakaan-perpustakaan, komunitas literasi, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dalam penulisan buku nonteks. Tapi, tidak semua penulis bisa seperti itu, kan. 'Jalan sunyi' kami beda-beda, yang makin ke sini 'sunyi sekali'.
Kalau pertanyaannya ... mana yang merugikan penulis? Para penerbit atau para pembajak buku dan pembaca buku bajakan? Jelas yang merugikan penulis itu pembajak buku dan pembaca buku bajakan karena hasil penjualan bukunya tidak sampai ke penulis. Sungguh, keadaan itu 'membunuh'.
Sekian dulu. Selamat berbuka puasa. โ๏ธ๐
"Perlukah seorang book layouter paham aspek-aspek percetakan?"
Jawaban singkat: perlu.
Jawaban panjang:
Sebagai book layouter, kita tidak berurusan langsung dengan percetakan. Akan tetapi, mengetahui aspek-aspek percetakan diperlukan karena berpengaruh terhadap keputusan-keputusan desain yang kita buat.
Detailnya saya jabarkan dalam utas.
@jokowi Keberagaman apa sih?
Berapa banyak tanah adat dan sistem kepercayaan mereka dari Sumatra, Kalimantan, Halmahera, sampai Papua yang dihabisi investor dan PSN-mu?
Bismillah...
Ya Allah limpahkan shalawat dan salam selalu dan abadi, atas KekasihMu sebaik-baik ciptaan seluruhnya...
ุงูููููููู ูู ุตูููู ุนูููฐู ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููฐู ุขูู ู ูุญูู ููุฏู