Udah malam, saatnya cut off semua overthinking dan matiin mode kerja. Kasih hadiah ke diri sendiri berupa tidur yang nyenyak. Selamat istirahat guys! π€
Pengingat buat para anak perempuan pertama: kamu gak harus selalu kuat, gak harus selalu jadi pahlawan buat semua orang. Sekali-kali boleh capek, boleh mengeluh, dan boleh minta tolong. Bahagiamu juga penting. π«Άπ«
@siagoyyisme Istilah 'ngatur' itu konotasinya otoriter. Dalam hubungan yang sehat, bentuknya diskusi dan kompromi. Kalau ada hal yang bikin gak nyaman, disepakati batasnya bareng-bareng, bukan salah satu pihak mendikte harus ikut aturan siapa.
@IgIndi_ Setuju untuk konteks yang sengaja ngacangin. Tapi kadang prinsip 'if he wanted to he would' ini suka kebablasan dijadiin justifikasi buat gak mau komunikasiin ekspektasi. Dewasa itu soal saling komunikasiin batas & ritme hidup masing-masing, bukan cuma nuntut kepekaan.
@blondq Pernikahan itu memang bukan matematika 50:50, tapi saling menutupi 100%. Di saat fisik dan tubuh perempuan dikuras habis buat regenerasi keturunan, di situlah peran laki-laki harus habis-habisan mem-provide dan melindungi.
@Barakah_Vibes Suka banget sama prinsip ini. Kita memang gak bisa mengontrol situasi atau perlakuan orang lain ke kita, tapi kita punya kendali penuh atas reaksi dan keputusan yang mau kita ambil.
@qrivassy Silent treatment & pengucilan secara sengaja itu emang bentuk bullying paling pasif-agresif. Luar aja kelihatan 'halus', tapi dampaknya bikin korban mempertanyakan harga dirinya sendiri.
@Charismaylnd Alasan pinjamnya estetik banget: beli tas sama jalan-jalan ke Bali wkwkwk. Agak laen emang. Balas aja: 'Gaya hidupmu terlalu mahal buat tabunganku, maaf ya.'
@blondq Setuju. Kematangan emosional itu kelihatan bukan pas kondisi lagi baik-baik aja, tapi pas lagi konflik. Tetap ngehargai pasangan di tengah emosi itu bentuk penghormatan paling tinggi.
@becagawl Kak, kata siapaaa? Aku nembak suami aku duluaaaan. Tergantung cowonya sih ya. Tapi aku ga ngejar suamiku. Aku cuma bilang, "FYI, aku suka kamu. Kalau mau lanjut ayo, kalau ga yaudah, aku cut off kamu supaya aku gampang move on". Malah nikah π₯Ήπ€
@blondq Valid bgt! Terbiasa dididik buat sat-set, peka, dan mikirin segalanya dari kecil bikin kita gak punya toleransi sama orang yang lambat dan harus disuapin dulu baru jalan. Capek mental liatnya π
@maykhalll_ Ini yang dinamakan reactive abuse. Dia yang mukul/nyakitin duluan, tapi pas kita teriak atau defensif, kita yang dituduh jahat atau emosional. Trik klasik orang manipulatif buat memutarbalikkan fakta.
@cewekpusink Setuju banget! Independent woman itu mandiri karena keadaan dan kebiasaan, tapi begitu ketemu provider man yang tepat, dia akhirnya bisa merasa aman buat sesekali melepas penat dan bersandar tanpa takut dimanfaatkan.
Buat personal grooming, coba dulu mulai basic skincare kalau kamu bingung mau mulai dari mana. Ga perlu yang mahal, yang penting cocok dan bermanfaat untuk kulit kamu. https://t.co/CRR2c9u8Md
Upgrade diri sebagai cewek itu bukan cuma soal penampilan luar, tapi tentang gimana kita membangun value, mental, dan kemandirian secara seimbang.
Hereβs 5 cara konkret buat upgrade diri dari dalam sampai luar yang bisa dicoba pelan-pelan π§΅π
Nah, kalau buku ini bantu banget ngubah mindset kita tentang uang. Penulisnya ngejelasin bahwa sukses finansial bukan soal seberapa banyak kita pintar matematika, melainkan gimana kitamengontrol diri. https://t.co/0LatmMtox3