Aku nonton Budhe Yati Pesek kawit cilik, nonton pentas wis ping ewon. durung tau aku ngerti ono wong wani ngucap koyo ngono ning Budhe Yati Pesek.
Aku seniman, aku wong panggung, yo wong budoyo. Aku ngerti ndi sing pantes lan ndi sing ora.
Sing diucapke cangkeme Ta'im ning Budhe Yati Pesek kuwi dudu dagelan, dudu guyonan, dudu banyolan! Ora lucu blas, lan ora apik blas!
Aku ngerti iki video lawas, aku yo wis nonton. Yo wis mangkel kawit mbiyen pertama nonton, saiki soyo mangkel lan keloro-loro rasane!
Dua hal yang sama sekali tidak boleh dijadikan bahan bercandaan;
Kondisi fisik seseorang yang merupakan pemberian Tuhan. Dan profesinya (yang halal), karena dengan profesi itulah dia bertahan hidup sehingga tidak menyusahkan orang lain.
#Asar🌹
Gus Miftah terlihat ingin "menguasai" dan "mengatur" Pak Sun. Dan tampaknya dia ingin memonopoli.
Potongan video 1: Bibirnya bilang, "Terima kasih", tapi gestur tubuhnya bilang, "Kamu itu di bawah kendaliku."
Potongan video 2: Tawaran umrah dari pihak lain disuruh menolak dengan cara "melipat tiga-kan" tawaran umrah. Jika memilih diberangkatkan GM, maka yang berangkat 3 orang (Pak Sun, istri, dan ortu).
Potongan video 3: Kelihatan banget maksanya.
Betul kata orang-orang, GM tidak menyesali perbuatannya. Tapi melakukan itu karena terlanjur viral.
@ariomazda pak @prabowo sang bisma yang agung. Saya rakyat kecil yang minta pekerjaan kepada bapak. tidak bapak respon. sekarang melihat utusan khusus bapak menghina rakyat kecil. orang dg semaunya. setelah pak penjual es teh sekarang Bu Yati. dipertimbangkan pak . utusan anda
Nak, berhati-hatilah kamu membranding dirimu di zaman ini sebagai seorang tokoh. Sebab, jika kamu berpenampilan layaknya seorang tokoh sedangkan hatimu masih dipenuhi kotoran, kamu telah mengkhianati Allah, Rasul dan Para ahli tarekat. Kamu tak lebih dari sekedar penjahat agama!
Tentang tukang es teh ini, jadi keinget kisahnya Kiai Idris Marzuqi Lirboyo almaghfurlah.
Di masa awal perjuangannya, beliau jualan es keliling. Dari Lirboyo sampai Ploso.
Putra kiai besar.
Punya pondok besar.
Jualan es keliling.
Seng gus-gusan malah goblok-goblokno bakul es.
Desakralisasi “gus” sudah saya prediksi sejak lama. Hal itu terjadi karena melihat kualitas para gus-gusnya yang makin merosot.
Berikut adalah konten lama saya yang cukup kontroversi, sempat juga mendapat serangan dari beberapa pihak, tapi akan coba saya up ulang.
Semoga kejadian kemarin memberi pelajaran bagi kita semua.
@kurawa@prabowo teruntuk pak @prabowo . Miftah engkau anggap ulama' . Ah sudahlah Dunia ini memang Munafik. Katanya engkau Cinta Rakyat Kecil... tapi utusan khususmu si Miftah. ah sudahlah. salam dari Rakyatmu yang kecil ini
ابتسم وإن سخر الآخرون من جهدك الشاق
لأن العمل والاجتهاد بإخلاص هو أفضل عند الله من رضا البشر
Tetaplah tersenyum meski usaha kerasmu dihina oleh orang lain
Karena menurut Allah sikap terhormat dalam bekerja dan berjuang dengan ikhlas itu lebih mulia daripada penilaian manusia
@prastow Semoga Miftah lebih banyak belajar meneladani Alquran dan Rosulullah Muhammad Saw. Kamu sudah kebablasan sombongnya. wahai Sang presiden @prabowo engkau ikut tanggung jawab atas utusan anda ini di akhirat. saya sebagai rakyat kecil ora ridho.
Dear , Untuk saudaraku . Semoga Tepat di Panggil Utusan Khusus Presiden @prabowo . Saudaraku Kyai/Gus / Ustadz Miftah. Pengasuh Ponpes "Ora Aji". Mohon di evaluasi Lagi Gaya Dakwah Yang Jennegan Sampaikan. Terkhusus kepada Rakyat Kecil Pejuang Nafkah. Seperti Halnya Saya
10 tahun PDIP berkuasa di Jawa Tengah, selain kemiskinan yang meningkat, juga praktek korupsi yang banyak dilakukan demi ambisi
Masyarakat Jawa Tengah jadi korban berjamaah atas pelaku korup yang dilakukan partai merah
Untuk jawa tengah tanpa PDIP
Bosan menunggu rapat RT, saya mau ngetweet saja. Kali ini mau bahas profesi saya: Virtual Assistant. Profesi ini berbekal laptop & internet, melayani klien dari berbagai negara, dan biasanya berbayar dolar. Kalau kalian sedang mempertimbangkan WFA (work from anywhere), simak ya!