nemu kalimat cantik lagi hari ini :
“Selagi yang hilang bukan Tuhanmu, imanmu, doa-doamu, dan kebiasaan-kebiasaan baikmu. maka percayalah kamu akan baik-baik saja.”
“Kenapa perlu berdoa sedangkan Allah dah tahu isi hati kita?”
Ya, memang benar. Allah Maha Mengetahui.
Tapi doa bukan sekadar “memberitahu” Allah.
Doa ada makna yang jauh lebih besar.
1. Doa adalah tanda kehambaan
“Berdoalah kepadaKu, nescaya Aku perkenankan” (Al Ghafir: 60)
Jangan pernah meremehkan do'a yang terus dijaga, walau bertahun-tahun lamanya.
Sebab Allah tak pernah lupa, hanya sedang menyiapkan waktu terbaik untuk mengabulkannya.
Memenuhi permintaan di hari ultah. Baik, ini ya daftarnya. Ini refleksi dari saya buat diri saya sendiri, yg terpikir secara spontan saat ini. Tak perlu dikaji terlalu serius, tapi semoga bermanfaat. :)
Untuk mengeluh dan menggerutu saja, sebagai hamba harusnya tidak pantas.
Hidup bukan sepenuhnya milik kita, bahkan yang melekat dalam diri kita saja yakni badan pun bukan kita pemiliknya.