⠀
Biarlah setiap embusan napas hari ini menjadi persembahan yang tulus, sebuah upaya untuk hidup secara paripurna tanpa harus mencemaskan hari esok yang belum tentu menjadi milik kita.
⠀
⠀
Jika memang keheningan adalah akhir yang kaucari, maka sebelum saat itu tiba, biarlah kau ada, tetap berserenjang dan menghangatkan sepi dalam sunyi. Melakoni peran dengan sebaik-baiknya martabat manusia.
⠀
Ada sesak menyemak
di gelas kopi yang retak--
ini kangen, An
mengendap
setelah isi disesap
mengiba muasal terang
menuju pulang.
#puisipendek
~@aksara_kaca
Dari kata yang kutemukan
di batas riuh dunia
aku memilih diam
merindukanmu adalah ritus
batinku menembus ruang
cinta ini titipan kudus
jembatan sunyi yang
membawa jiwaku berserah pada kehendak-Nya
#SeninPelangi
-@wansoetadji
Mereka berlomba dengan keputusan, aku bimbang akan tujuan.
Apa benar ini impian atau hanya langkah yang ingin kusejajarkan?
Aku memandang bak gunung dari kejauhan, hijau dan menenangkan.
Tanpa aku paham, banyak ancaman, rintangan, dan keelokan yang berdampingan.
~@LSakrova
Antara sepatu dan sol. Langkah lamban manusia, membawa tubuh yang dinaungi jiwa rapuh. Jemari menunjuk arah, terkoyak sedu-sedan. Diri yang kembali kecewa pada tujuan yang tak sampai
+@reavallata
Jalan ini akan datar,
dan akan selamanya begitu, selama kaki kauarahkan di jalan tak berkerikil.
Namun, kau tak akan menemukan ujung, jika langkah sekedar ayunan tanpa tujuan.
Serupa buaian temali,
yang kaududuki hingga kau terlena di pangkuannya.
~@yusuf78_wae
🌐 @sajak_usang87
aku lelah menjadi utuh
di siang yang bising.
malam datang menawarkan lelap,
tapi hanya setengah yang diberi.
sisanya tertinggal
di antara napas yang berat,
dan aku terjaga
dalam bentuk yang lain.
#mainkata
hutan tinggal nama.
angin masih datang
mencari daun.
gunung terbuka
seperti buku tua;
halamannya dicabut diam-diam.
kita membaca tanah,
lupa
siapa yang menulis luka.
#puisibebas
~@SastrawanEdan
Hujan dan Anatomi Sepi
sepi punya tulang,
ia tegak di tengah keramaian,
hujan melapisinya dengan daging—
menjadi sakit yang hidup
dan tak bisa mati.
#puisiambyar
••• @SastrawanEdan
dari kotamu
aku menanam bayang di dalam tidur.
ia tumbuh tanpa bentuk,
tapi terus memanggil namaku.
aku bangun berkali-kali,
tanpa benar-benar kembali,
seolah sesuatu di sana
masih menahanku runtuh.
#SeninPelangi
-@sajak_usang87
dari kotamu
kulihat terbit matahari
memanjangkan doa-doa
bayang-bayang yang menjulurkan
kita ke arah senja.
dan di kotaku
matahari terbenam
mengahpus kelam.
bayang-bayang memanjang
sepanjang jalan
sampai kepada doa.
#SeninPelangi
-@soemantrie_
Dari kotamu...
Kukirimkan rindu yang paling sunyi,
Melewati gedung-gedung tinggi yang angkuh bercerita,
Tentang sisa percakapan di bangku taman,
Yang kini hanya dihuni oleh guguran daun dan kenangan.
#SeninPelangi
-@hantupohon_
dari kotamu,
sabda cinta
dibawa.
sebagai benih
bagi taman yang urung
berbunga dan berbuah.
sungguh,
aku takjub
pada sesuatu yang bertuah.
meski nubuat mawar,
berduri di jalan nan sunyi.
#SeninPelangi
-@diperjelas