Durhaka & neraka pun saya terima karena mengingat surga di bawah kakinya tidak ada untuk saya.
Karena di matanya saya hanya seorang sosok yang gagal, tidak layak dan selalu di bedakan dengan darah darah lainnya.
Bahkan menderanya, melihatnya rasa itu sudah tidak ada.
Entah berdosa atau tidak namun saat ini menjauh dari dirinya itu ada kedamaian tersendiri.
Kedamaian & ketenangan yang mungkin dahulu sulit untuk di dapatkan.