Hi everyone,
I built an iPhone app that lets you use Instagram, YouTube, Facebook, Reddit, and other social media platforms in one place.
App Link: https://t.co/5DPTb7slVt
One thing that makes it different is that you can hide Instagram Reels and YouTube Shorts if you want a less distracting experience.
It's free to use, but if you'd like additional features, I've reduced the Lifetime Premium price from $5.99 to $0.99 for a limited time. You can purchase Lifetime Premium directly within the app.
I'm looking for honest feedback. If you try it, please let me know what you like, what you don't like, and what you'd like to see improved. You can leave feedback in the comments or on the App Store.
Guys, jadi ceritanya Timothy Ronald lagi ngadain sesi konsultasi dan yang naik ini bukan orang biasa, tapi real case: sales mobil dari Bali yang lagi kejebak masalah finansial cukup berat.
Awalnya santai, tapi langsung kebuka cerita keras.
Si sales ini (Putu) cerita kalau hidupnya sempat hancur dalam waktu singkat.
Dari punya tabungan lebih dari 1 miliar, jatuh jadi utang ratusan juta gara-gara salah ambil keputusan bisnis dan ketipu partner.
Belum lagi usaha ternak gagal, proyek properti zonk, duit dibawa kabur. Sekarang masih nyisa utang sekitar 200 jutaan + cicilan mobil + biaya hidup. Intinya: napas udah mulai sesak.
Dan ini yang menarik…
Dia ngerasa problem utamanya itu ekonomi lagi jelek, penjualan sepi, income nggak stabil.
Bahkan dia sempat kepikiran buat perpanjang tenor utang biar cicilan lebih ringan.
Tapi respons Timothy?
Langsung nusuk.
Dia bilang kurang lebih gini:
Lu pikir masalah lu di ekonomi?
Bukan.
Masalah lu di skill.
Timothy breakdown masalahnya dengan brutal tapi jelas:
Sales itu bukan income nggak pasti
itu alasan doang
Kalau income lo nggak stabil, itu bukan karena market doang…
tapi karena lo nggak bisa generate leads secara konsisten.
Masalah utama: nggak punya sistem cari calon pembeli (leads)
Sales itu simpel:
Lu butuh orang (leads)
Lu ajak datang
Lu closing
Kalau orangnya nggak ada → ya jelas nggak closing.
Cara lama udah basi
Metode kayak:
Facebook Ads → direct WhatsApp
Itu kata Timothy udah “cara 2016” — sekarang mahal dan nggak efektif.
Solusi brutal tapi realistis:
pakai TikTok, jangan gengsi
Disuruh bikin konten TikTok
Bahkan sampai dibilang: “joget depan mobil juga nggak masalah”
Kenapa?
Karena:
Gratis
Reach besar
Bisa bangun warm leads (orang yang udah tertarik duluan)
Top Funnel → bikin konten (narik perhatian)
Middle Funnel → kumpulin leads (bio, WhatsApp, dll)
Bottom Funnel → ajak ke showroom & closing
Logikanya sederhana tapi dalem:
Kalau 100 orang datang, lu bisa closing berapa?
Kalau jawabannya 10–50 orang…
berarti masalahnya bukan closing
tapi jumlah orang yang datang kurang
Rumus kasarnya:
10.000 orang lihat konten
1.000 tertarik
100 datang
10–50 closing
Jadi bukan “jualan sepi”
tapi “traffic lu kecil”
Timothy juga nembak mindset korban:
Sales nggak nentu itu sales yang nggak punya skill.
Sales itu profesi tanpa batas penghasilan (unlimited ceiling).
Artinya:
Kalau lu jago → income bisa gila
Kalau lu lemah → ya nyalahin keadaan
Go forward. Skip the challenge.
Go instant with:
🔥 $50K Instant - Now $40 (Save $135)
Code: 50KFOR40
🔥 $100K Instant - Now $73 (Save $232)
Code: 100KFOR73
No phases. No delays.
Make your move. 📈
Take the challenge…or take the capital.
➡️ 50% OFF all challenges (excl. flagship).
Or skip straight to instant funding 👇
🔥 $50K Instant - Now $40 (Save $135) Code: 50KFOR40
🔥 $100K Instant - Now $73 (Save $232) Code: 100KFOR73
🔥 $200K Instant - Now $199 (Save $406) Code: 200KFOR199
🔥 $300K Instant - Now $379 (Save $520) Code: 300KFOR379
Choose your route. 📈
Link in bio @equityedgeuk 🔗
WERE GIVING AWAY 20X 10K Instant Accounts 🚀
How to enter 👇
1️⃣ Follow Us @EquityEdgeUK
2️⃣ Like & Repost
3️⃣ Tag 3 friends
4️⃣ Engage with our latest 3 posts
(Like & Repost)
🏆 Winners announced 7th April.
Are you in? 👀
Guys, I’m telling you…
Untuk siapapun yang punya pekerjaan dan pendapatan, mari belajar disyukuri. Pun masih sulit, kiranya nanti dipertemukan dengan lingkungan yang suportif, gaji yang sepadan, dan work life balance yang nyaman.
Sementara, apapun itu, syukuri dulu…