Prabowo memalukan dirinya sendiri sebagai presiden dan membuat malu seluruh rakyat Indonesia dimata dunia.
Tak adakah orang orang disekitarnya yg berani memberi nasehat?
Ataukah memang bebal dan tak mau dengar nasehat?
liat di threads tadi ada kak gabriellaocv, yg ngenotice ada orang di atas gedung
Ngeliat mahasiswa demo ❌
Mencari org org sus di atas gedung ✅
So far uda nemu 3 org di pinggir gedung tinggi, di atas Hotel Indonesia, UOB, Graha Mandiri
JUST IN: Pihak kepolisian mengklaim bahwa berbagai upaya telah mereka lakukan demi menjaga stabilitas dan kondusifitas. Namun, salah satu mahasiswa UI mengaku menerima tendangan saat hendak memarkirkan kendaraan.
rekan-rekan semua,
sebagai tanggung jawab moril profesi, kantor kami AMALGAM Law Office berencana akan memberikan layanan pendampingan hukum GRATIS bagi para demonstran yg berangkat aksi pada Jum’at, 12 Juni 2026 ini di Jakarta (jika ada yg membutuhkan)
tapi kami juga harus mengakui bahwa manpower dan resource kami terbatas. sehingga, apakah ada rekan-rekan sejawat lawyer atau kantor hukum yg berkenan untuk beraliansi bersama kami dalam hal ini? if so, please reach me out
thanks in advance!
Holy shit! Joe Kent did not hold back in his interview with Tucker Carlson:
“One of Trump’s closest advisors who was advocating for us to not go to war with Iran and to rethink our relationship with Israel is suddenly assassinated and then we were told to stop investigating it.”
🚨 Joe Kent says Ali Larijani was negotiating peace and was killed. Qatar’s gas could have stabilized energy markets — it was hit too.
He says Tel Aviv doesn’t want peace, it wants permanent war, and America is the weapon.
Remember when the IDF went into a hospital.
Forced everyone out at gunpoint.
Then left newborn babies to starve and decompose in incubators.
All factual.
All proven.
Israel is the most depraved entity on earth.
Merespons kasus penyiraman
aktivis KontraS Andrie Yunus, Aktivis HAM Haris Azhar menyoroti kegagalan reformasi TNI, khususnya di sektor intelijen.
la mempertanyakan mengapa BAIS yang seharusnya mengurusi intelijen perang justru mengurusi aktivis HAM